3 Fakta Matahari Rugi dan Mau Tutup 13 Gerai

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 28 Apr 2021 17:00 WIB
PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) kembali melakukan penutupan toko. Kini giliran di Mall Taman Anggrek.
Foto: Danang Sugianto
Jakarta -

Raksasa ritel Indonesia, Matahari melaporkan mau menutup sejumlah gerainya di tahun 2021. PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) saat ini memiliki 147 gerai yang terdiri dari 124 gerai reguler dan 23 gerai dalam pengawasan.

Berikut fakta-faktanya:

1. Tutup 13 Gerai

Berdasarkan laporan keuangan LPPF, manajemen perusahaan mau menutup 13 gerai dan mengawasi 10 gerai lainnya yang kemungkinan menyusul ditutup.

"Tentang 13 gerai, sampai saat ini belum ditutup. Tapi memang rencana akan ditutup di 2021," kata Corporate Secretary and Legal Director Matahari Department Store, Miranti Hadisusilo, dikutip Rabu (28/4/2021).

2. Catat Rugi

Rencana penutupan 13 gerai ini juga disebabkan karena keuangan Matahari yang kurang baik. Sepanjang kuartal I-2021, perusahaan mencatatkan rugi bersih Rp 95 miliar, lebih besar dibandingkan rugi bersih tahun sebelumnya yang sebesar Rp 93 miliar.

Rugi bersih ini didapat usai manajemen mencatatkan penjualan kotor yang mencapai Rp 2,07 triliun pada kuartal I-2021, angka itu lebih rendah 23,6% dari tahun 2020 dan lebih rendah 37,4% dari tahun 2019.

Sementara angka penjualan bersih, Matahari mencatatkan sebesar Rp 1,16 triliun atau 25,0% lebih rendah dari tahun 2020 dan 39,7% di bawah realisasi 2019.

3. Terdampak Pandemi

Chief Financial Officer Matahari, Niraj Jain mengatakan bisnis perusahaan selama kuartal I-2021 masih terdampak oleh PSBB ketat yang berlaku hingga 8 Februari 2021, kemudian berlanjut dengan PPKM berskala mikro sampai saat ini diterapkan.

"Kami terus beroperasi dalam situasi makro yang menantang. Kami memastikan pengendalian yang ketat atas beban operasional dan belanja modal," katanya.

(zlf/zlf)

Tag Terpopuler