GM Suntik Rp 14 T buat Bangun Pabrik Mobil Listrik di Meksiko

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 30 Apr 2021 14:31 WIB
Di tengah wabah Corona, banyak ventilator udara di RS Brasil rusak dan tidak dapat digunakan. General Motors (GM) pun mengirimkan teknisi untuk memperbaikinya.
Foto: Getty Images/Lucas Uebel
Jakarta -

Produsen mobil asal Amerika Serikat (AS), General Motors Co (GM) mengumumkan akan menginvestasikan US$ 1 miliar setara Rp 14 triliun (kurs Rp 14.439) untuk membuat pabrik mobil listrik di Meksiko.

Rencananya, pabrik yang akan berteknologi tinggi itu akan beroperasi pada Juni di situs Ramos Arizpe, Meksiko. Situs itu saat ini merakit kendaraan pembakaran internal konvensional, termasuk model Chevrolet Equinox dan Blazer, bersama dengan mesin dan transmisi.

Dikutip dari Reuters, Jumat (30/4/2021) Namun, rencana investasi itu menuai kritik dari serikat pekerja otomotif AS atau United Auto Workers (UAW). Serikat pekerja mengkritik bahwa GM lebih memilih membangun EV di Meksiko daripada menggunakan anggota serikat di Amerika Serikat.

Keputusan ini juga diambil ketika AS sedang mempertimbangkan insentif baru yang besar untuk kendaraan listrik. UAW menyebutnya GM tidak pantas menerima subsidi pemerintah AS dan membuat kendaraan di luar AS.

"Pada saat General Motors meminta investasi yang signifikan oleh pemerintah AS dalam mensubsidi kendaraan listrik, ini merupakan tamparan di wajah tidak hanya bagi anggota UAW dan keluarganya, tetapi juga bagi pembayar pajak AS dan tenaga kerja Amerika," kata Wakil Presiden UAW Terry Dittes.

Sebagai informasi Presiden AS Joe Biden berencana memberikan US$ 174 miliar untuk meningkatkan produksi, penjualan, dan infrastruktur AS.

GM menanggapi pernyataan UAW dengan memberi tahu bahwa mereka baru-baru akan membuka lowongan 9.000 pekerjaan dan menyuntik lebih dari US$ 9 miliar untuk fasilitas manufaktur sel baterai di negara bagian AS Michigan, Ohio dan Tennessee.

Produsen mobil itu mengeluarkan rilis investasi itu di situs webnya. Dalam rilis itu juga tertulis, GM berencana membangun pabrik baterai dan komponen kelistrikan di Ramos Arizpe.

"Saya yakin investasi ini akan berkontribusi untuk terus meningkatkan manufaktur Meksiko sambil membawa pembangunan ke kawasan, industri dan negara," kata Presiden Unit GM Meksiko, Francisco Garza.

GM sendiri sudah membuat kendaraan listrik di empat lokasi di AS dan Kanada. Perusahaan juga bercita-cita untuk menghentikan penjualan kendaraan penumpang bertenaga bensin di AS pada tahun 2035.

Lihat juga Video: Rencana Mobil Listrik Xiaomi Terbongkar, Disebut Gandeng Perusahaan Ini

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)