Festival Ide Bisnis

Tips Bangun Bisnis Autopilot, Biar Nggak Kerja Terus Bagai Kuda!

Vadhia Lidyana - detikFinance
Jumat, 30 Apr 2021 19:35 WIB
Ilustrasi bisnis online
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Menjalankan bisnis sendiri tentunya membutuhkan waktu yang tak sebentar. Kerap kali pebisnis bekerja lembur bagai kuda, alias tak ada waktu untuk bersantai dengan keluarga atau teman.

Dalam Festival Ide Bisnis 2021, Founder of GRATYO Practical Business Coaching Yohanes G Pauly membagikan tips membangun bisnis autopilot, sehingga pebisnis tak perlu bekerja lembur bagai kuda.

Pertama ialah membangun sistem yang bisa diterapkan kepada para pegawai. Dengan sistem itu, pebisnis tak harus mengontrol bisnisnya selama 24 jam, sehingga punya waktu luang untuk bersantai.

"Kita harus bikin sistem yang praktis. Sehingga ada atau tidak ada kita di dalamnya, produk atau jasa yang diberikan ke pelanggan itu persis seperti yang kita mau. Contoh klasiknya McDonald's. Itu nggak owner-nya, shareholders-nya, tapi setiap outletnya itu sistemnya jalan. Bagaimana bikin burger, fried chicken," kata Yohanes dalam sesi Inspiring Talks Festival Ide Bisnis 2021 hari ke-5, Jumat (30/4/2021).

Membangun sistem memang memakan waktu. Namun, menurut Yohanes, sistem itu bisa digunakan seterusnya, tanpa pebisnis itu yang harus melakukan pekerjaan yang sama setiap hari.

"Kebanyakan dari kita bangun bisnis, itu tanda kutip malas bangun sistem, atau tidak tahu cara bangun sistem. Jadi kebanyakan manual. Apa-apa kasih tahu karyawan pakai verbal. Ini begini, begitu. Nah yang bagus adalah kita download apa yang ada di otak menjadi sebuah sistem," urainya.

Sistem itu bisa dibuat dalam bentuk checklist, misalnya untuk menjabarkan tugas-tugas yang harus dilakukan pegawai setiap harinya, sales script atau panduan melayani pelanggan, frequently asked question (FAQ), video, audio, dan sebagainya.

"Tapi yang penting sistem itu harus jalan. Jadi kalau bikin buku tebal, lalu disimpan, ya buat apa. Kalau bikin sistem, lebih baik kerja 1 kali, tapi di bayar selamanya. Daripada cepat kerjanya, tapi harus mengulang setiap hari. Itu prinsip bangun sistem. Jadi lebih baik kerjakan sistem satu kali, tapi kan kerja satu kali, dan bisa diulang selamanya, jadi nggak selalu ada kita," imbuh dia.

Kedua, memiliki tim yang tepat untuk menjalankan bisnis ketika Anda tidak ada. Untuk memilikinya, maka pebisnis harus tahu cara mendapat pegawai yang kinerjanya bagus. Lalu, pegawai itu juga harus terus dilatih agar semakin pintar menjalankan bisnis ketika Anda tak ada.

"Kalau tidak, bagaimana menjadi autopilot? Kita punya uang banyak, tapi nggak ada waktu. Akhirnya, kayak hamster berputar terus. Jadi harus jadi entrepreneur, bukan hamsterpreneur. Jadi entrepreneur jangan kerja terus, cari uang, mengurus pelanggan, karyawan, tapi nggak punya waktu, nggak bisa menikmati hidup," tandas Yohanes.

(vdl/dna)