Jumlah kunjungan masyarakat ke pasar-pasar semakin meningkat jelang Lebaran. Berdasarkan pemantauan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lonjakan yang signifikan terlihat di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Terkait kondisi tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta agar mengurangi intensitasnya. Ia juga meminta agar masyarakat juga mengatur jamnya saat ke pasar. Langkah ini sebagai upaya untuk menghindari kerumunan.
"Ini menjelang Idul Fitri, Pak dr Tirta ini terjadi intensitas peningkatan yang cukup terutama di pasar-pasar, pemantauan kami di Pasar Tanah Abang terjadi peningkatan yang siginfikan. Untuk kami minta para warga Jakarta, boleh belanja, boleh beli tapi tolong intensitasnya dikurangi, diatur jamnya, jangan sampai terjadi kerumunan mobilitas yang tinggi yang pada akhrinya terjadi kerumunan," terangnya di Mall of Indonesia, Jakarta, Minggu (2/5/2021).
Ia pun kemudian menyinggung lonjakan COVID-19 di India. Dia menjelaskan, India mulanya dipuji dunia karena kasusnya yang kecil. Namun, kondisinya berubah drastis.
"Kita belajar dari negara India, awal-awal India negara yang sangat dibanggakan dunia, karena luar biasanya angkanya kecil sekali di situ, siap vaksin dan sebagainya. Tapi sekarang apa yang terjadi, terjadi peningkatan yang signifikan, setiap hari hampir 350 ribu yang terpapar, dan tidak kurang 4 ribu setiap hari. Kenapa, karena terjadi adanya kegiatan keagamaan di situ, berkumpul di Sungai Gangga, terjadi peningkatan," terangnya.
Maka itu, ia pun meminta masyarakat agar masalah kerumunan ini diperhatikan saat Hari Raya Idul FItri tahun ini.
"Untuk itu kita dalam perayaan Idul Fitri keagamaan dan sebagainya mohon diperhatikan agar tidak terjadi seperti yang terjadi di India," katanya.
Simak Video: Ancaman Mengkhawatirkan dari Kerumunan di Tanah Abang