Trenggono Ingin Probolinggo Jadi Sentra Ekonomi Perikanan di Jatim

Abu Ubaidillah - detikFinance
Minggu, 02 Mei 2021 18:45 WIB
Jakarta -

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mendukung industri perikanan di Probolinggo semakin maju. Ia juga berharap ke depannya daerah ini bisa menjadi contoh sentra ekonomi perikanan.

"Saya ingin industri perikanan Probolinggo maju, nantinya menjadi model ke depan, menjadi satu sentra ekonomi perikanan," ujar Trenggono dalam keterangan tertulis, Minggu (2/5/2021).

Pernyataan ini disampaikannya saat meninjau langsung Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan di Kota Probolinggo. Untuk mempercepat pengembangan, ia menyebut kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah perlu diperkuat. Dengan koordinasi baik, Probolinggo bisa menjadi sentra ekonomi perikanan di Jawa Timur.

"Silakan berkoordinasi dengan semua eselon I ini, agar nantinya Probolinggo bisa jadi sentra perikanan," tuturnya.

Ia juga berharap produk perikanan dari PPP Mayangan nantinya akan terus berkontribusi terhadap ekspor perikanan nasional. Selain itu, ia juga berharap di pelabuhan itu nantinya akan menjadi satu model pertumbuhan ekonomi dari perikanan laut untuk kemajuan ekonomi wilayah.

Ia juga terus mendorong kegiatan budidaya dengan prinsip berkelanjutan. Diawali dengan menentukan komoditas unggulan, ia yakin perikanan budidaya akan tumbuh yang berimbas pula pada peningkatan perekonomian masyarakat. Trenggono menyarankan Pemda Probolinggo untuk mengembangkan shrimp estate mengingat udang menjadi komoditas unggulan di Jawa Timur.

Sementara itu mengenai PPP Mayangan, Trenggono sepakat untuk dilakukan pengembangan. Langkah ini juga salah satu upaya mendukung Probolinggo sebagai sentra ekonomi perikanan ke depannya. Rencananya pelabuhan ini akan dilengkapi dengan sarana dan prasarana agar menjadi pusat industri perikanan yang modern.

"Anggarannya ada di provinsi, tapi nanti kami akan membantu mengembangkan pelabuhan ini," ujarnya.

Selain peninjauan, Trenggono juga melakukan penyerahan secara simbolis bantuan pinjaman modal dari LPMUKP sebesar Rp 515 juta kepada 6 debitur. Dia berharap nelayan dan pengusaha perikanan dapat terus produktif.

Sebagai informasi, PPP Mayangan merupakan pelabuhan dengan lahan terluas dan terbesar di Jawa Timur. Setiap harinya, pelabuhan ini menjadi tempat pendaratan ikan 809 armada kapal nelayan yang didominasi oleh kapal di bawah 30 GT.

Pada tahun 2020, produksi ikan di pelabuhan ini mencapai 12.365 ton, diantaranya ikan remang, gulama, manyung, dan kakap merah. Produk perikanan tangkap berasal dari Laut Arafura. Ikan kakap merah dari Probolinggo menjadi salah satu produk perikanan yang berkontribusi dalam ekspor perikanan Indonesia.

(akn/hns)