Harap-harap Cemas THR Tak Cair, Kemnaker Terima 776 Laporan

Trio Hamdani - detikFinance
Minggu, 02 Mei 2021 23:00 WIB
Tips Hemat THR
Foto: Tips Hemat THR (M Fakhri Aprizal/Tim Infografis)
Jakarta -

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat Posko Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2021 telah menerima 776 laporan pembayaran THR selama 20 hingga 30 April 2021. Jumlah tersebut terbagi dari 484 konsultasi THR dan 292 pengaduan THR.

Kategori sektor usaha yang masuk dalam laporan posko THR 2021 antara lain ritel, jasa keuangan dan perbankan, konstruksi, manufaktur, migas, alat kesehatan, industri makanan dan minuman, dan lain sebagainya.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan Posko THR 2021 dimanfaatkan kalangan pekerja dan manajemen perusahaan maupun masyarakat umum. Itu dilakukan untuk mencari informasi terkait pembayaran THR, konsultasi maupun mengadukan permasalahan pembayaran THR.

"Beberapa permasalahan yang diadukan antara lain, perusahaan tidak mampu membayar THR, rencana THR akan dicicil, dibayarkan 50 persen, pembayaran THR setelah lebaran, dll. Sepertinya ini masih berupa kekhawatiran seperti yang dialami tahun lalu," katanya melalui keterangan tertulis, Minggu (2/5/2021).

Dia memastikan setiap laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti melalui tim penanganan dari Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos), serta Ditjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PPK dan K3) Kemnaker.

"Setiap ada laporan yang masuk ke posko melalui PTSA, call center maupun secara online pasti segera kita tindaklanjuti. Kita juga berkoordinasi dengan dinas-dinas tenaga kerja untuk mempercepat penanganan laporan THR," lanjutnya.

Berbagai pengaduan yang masuk ke Posko THR tersebut, dijelaskan Anwar langsung ditindaklanjuti dan dicarikan solusi terbaik.

"Berdasarkan laporan tim posko, sekitar 90 persen permasalahan terkait pengaduan THR sudah diselesaikan. Sisanya masih dalam proses karena tidak murni soal THR namun terkait masalah ketenagakerjaan lainnya," ujarnya.

Para pekerja/buruh, manajeman perusahaan ataupun masyarakat umum yang butuh informasi, konsultasi, atau punya masalah terkait THR dipersilakan untuk datang ke PTSA Kemnaker dengan menerapkan protokol Kesehatan. Selain tatap muka, pengaduan juga bisa dilakukan secara online melalui bantuan.kemnaker.go.id dan call center 1500 630.

"Silakan datang langsung atau hubungi kami melalui call center dan Sisnaker. Setiap laporannya kami tindaklanjuti," terang Anwar.

Posko THR Keagamaan 2021 juga dibentuk di daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Pendirian Posko THR di pusat dan daerah ini dilakukan agar pelaksanaan koordinasi menjadi lebih efektif.

Dia berharap Posko THR 2021 dapat berjalan dengan tertib dan efektif dalam memberikan pelayanan sesuai mekanisme dan ketentuan perundangan, serta menjadi solusi yang diharapkan dapat memuaskan para pihak, yaitu pekerja/buruh dan pengusaha.

Dalam pelaksanaannya, Posko THR 2021 juga melibatkan Tim Pemantau dari unsur Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) dan dari unsur Organisasi Pengusaha yang duduk dalam keanggotaan Dewan Pengupahan Nasional. Tim pemantau ini bertugas memantau jalannya Posko THR 2021, sekaligus memberikan saran dan masukan kepada Tim Posko mengenai pelaksanan tugas Posko THR 2021.

Lihat Video "KUTIPS: Trik Kelola Duit THR Saat Pandemi Agar Tak Boros":

[Gambas:Video 20detik]



(toy/dna)