OPEC Pertahankan Kuota Minyak

OPEC Pertahankan Kuota Minyak

- detikFinance
Kamis, 09 Mar 2006 15:57 WIB
Jakarta - Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak atau Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) memutuskan untuk mempertahankan kuota produksi minyak anggotanya.Kebijakan tidak memotong kuota produksi ini dilakukan untuk mengantipasi melonjaknya harga minyak dunia, menyusul ketegangan yang terjadi di negara Iran dan Nigeria.Kebijakan kuota 28 juta barel per hari saat ini merupakan produksi tertinggi dalam 25 tahun terakhir. Saat ini 11 anggota negara OPEC merupakan penyumbang 40 persen produksi minyak dunia. Menteri Energi Qatar, Abdullah bin Hamad al-Attiyah, seperti diuktip AFP, Kamis (9/3/2006) mengatakan, keputusan mempertahankan kuota ini adalah kesepakatan diantara negara OPEC pada sidang Rabu kemarin (8/3/2006) di Wina Austria. Kesepakatan ini akan berlaku hingga rapat OPEC Juni mendatang.Dalam rapat itu hanya Venezuela yang mempertanyakan alasan pemotongan 500 ribu barel per hari dan membantah telah terjadi kelebihan suplai di pasar.Namun Presiden OPEC Edmund Daukoru mengatakan, rencana pengayaan nuklir Iran dan kondisi politik Nigeria yang memanas diakui bisa memicu kenaikan harga sehingga perlu mempertahankan kuotanya.OPEC rencananya akan mulai mengurangi produksi pada kuartal kedua tahun ini untuk merespons rendahnya permintaan karena berakhirnya musim dingin.Di Pasar New York harga minyak mentah jenis light sweet untuk antaran bulan April pada Kamis ini, turun 83 sen dolar AS ke posisi US$ 61,58 per barel. Sementara pada Jumat lalu (3/3/2006) harga minyak sempat meroket ke level US$ 63,75 perbarel karena kehwatiran masalah nuklir Iran.Seluruh negara OPEC yang ikut rapat di kantor pusat Wina pada Rabu kemarin adalah Arab Saudi, Iran, Venezuela, Kuwait, Uni Emirat Arab, Irak, Nigeria, Libya, Indonesia, Aljazair dan Qatar. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads