Cara Petronas Manjakan Konsumen

Cara Petronas Manjakan Konsumen

- detikFinance
Kamis, 09 Mar 2006 16:02 WIB
Cara Petronas Manjakan Konsumen
Jakarta - Luas dan megah. Begitulah kesan pertama saat memasuki areal SPBU Petronas di Cibubur, Jakarta Timur. Tak cuma itu, kesan simpatik dan keramahan para petugasnya sangat melekat dalam setiap pelayanannya.Ini lah yang menjadi hal berbeda ketika mengisi di SPBU yang paduan warna hijau dan putih sangat mendominasi pemandangan. Mahfum, warna hijau dan putih menjadi warna dominan dari merek dagang Petronas.Melihat lokasinya yang berjarak sekitar satu kilometer dari pintu keluar tol Cibubur dan jam operasi 24 jam penuh, tampaknya Petronas ingin 'menghadang' para pemeduli performa mesin kendaraan, yang dalam perjalanan menuju rumah sepulangnya dari kantor.SPBU yang mempunyai lima unit dispenser dengan 18 nozzles dan buka 24 jam ini baru mulai ramai pada malam hari. Sementara pagi hingga sore, relatif lengang. Ada dua 'menu' yang disediakan SPBU Petronas ini, yakni Primax92 dan Primax95. Harga per liternya masing-masing Rp 5400 dan Rp 5600. Kualitasnya tentu saja di atas Pertamax dan Pertamax Plus yang menjadi merek dagang Pertamina untuk BBM beroktan tinggi. Sebagai pendukung, Petronas 'mempersenjatai' SPBU pertamanya di Indonesia ini dengan fasilitas pendukung. Fasilitas itu antara lain, mesin ATM dua bank nasional, restoran cepat saji, binatu, warung serba ada dan tentu saja gerai oli produk Petronas.Bagi pelanggannya yang mengendarai motor, ada fasilitas tambahan. Dua unit kompresor yang memompakan angin ke roda yang kempes. Oh ya, pengayuh sepeda jangan sungkan-sungkan memanfaatkannya. Gratis kok.Tak cuma pelayanan yang ramah dan cekatan yang ditawarkan Petronas. Garansi akurasi meteran dispenser dan BBM bebas oplosan menjadi 'iklan' tersendiri bagi Petronas.Meski sudah beroperasi sejak 12 Desember 2005, entah mengapa menajemen Petronas baru meresmikannya hari ini (9/3/2006). Sebenarnya jadwal semula pengoperasian perdananya adalah awal Januari lalu.Petronas sendiri berencana sampai 2011 nanti akan membuka 200 unit SPBU di seluruh kota besar di Jawa. Sementara saingan beratnya, Shell, dalam jangka waktu sama punya cita-cita memiliki 400 unit SPBU.Saat ini Cibubur bisa dikatakan kelebihan SPBU. Di sepanjang Jalan Transyogi yang hanya 10 kilometer, selain SPBU Petronas yang berdiri belakangan ada lima SPBU Pertamina. Kawasan yang kian padat dengan perumahan menengah atas ini pasar yang gurih bagi bisnis SPBU.Tapi seakan para pesaing itu Petronas itu harus rela jatahnya banyak yang beralih ke perusahaan asal Malaysia ini. Pesaing kuat Petronas hanya SPBU 34-16915, lokasinya yang hanya berjarak kurang dari 200 meter dari pintu keluar tol Cibubur, tidak saja 'menghadang' warga Cibubur tapi juga Cimanggis, Cileungsi dan Jonggol. Meski dagangan utamanya adalah Premium, banyak juga konsumen Pertamax dan Pertamax Plus yang antre di situ. Arealnya memang jauh lebih mungil, tapi fasilitas tidak kalah dibanding milik Petronas. Apa lagi di kanan dan kirinya terdapat lima restoran cepat saji plus taman rekreasi Danau Cibubur. Tak ayal menjadikan SPBU ini meeting point dadakan bagi warga Cibubur dan sekitarnya. (mar/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads