Sejarah 3 BUMN yang Mau Dibubarkan, Ada Bekas Kantor Jokowi

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 06 Mei 2021 12:00 WIB
Sejumlah tamu beraktivitas di dekat logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). Kementerian BUMN meluncurkan logo baru pada Rabu (1/7) yang menjadi simbolisasi dari visi dan misi kementerian maupun seluruh BUMN dalam menatap era kekinian yang penuh tantangan sekaligus kesempatan. ANATAR FOTO/Aprillio Akbar/nz
Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

3. PT Kertas Kraft Aceh (Persero)

Berdasarkan catatan berita detikcom, PT Kertas Kraft Aceh (KKA) sempat kolaps pada 2007. Menteri BUMN kala itu, Sofyan Djalil pernah mengatakan bahwa perusahaan itu menghadapi masalah utama terbatasnya ketersediaan bahan baku sehingga kegiatan operasionalnya terganggu.

Meskipun saat itu dia menilai produsen kertas itu masih bisa diselamatkan. "Kemungkinan kita bisa melakukan restrukturisasi tanpa harus likuidasi. Itu sedang di-explore lebih lanjut," katanya di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (18/8/2009).

Pada 2018 wacana untuk menghidupkan kembali KKA kembali muncul. Saat itu mulai direncanakan revitalisasi pabrik dan butuh waktu sekitar 3 tahun.

"Untuk revitalisasi pabrik dan pengelolaan hutan memerlukan dana sekitar Rp 1 triliun," kata Direktur Utama PT. Kertas Kraft Aceh (KKA) Seto Karjanto, dalam keterangan tertulis, Jumat (20/7/2018).

Nah menariknya dari BUMN ini adalah memiliki kenangan bagi orang nomor 1 di Indonesia saat ini Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi pernah bekerja di KKA saat tinggal di Aceh.

Jokowi kala itu bekerja sebagai supervisor untuk survei hutan dan potensi bahan baku kertas. Dia bekerja dan tinggal di Aceh sekitar dua tahun yaitu pada tahun 1986-1988.



Simak Video "Setneg Bantah Isu Jokowi Bikin Yayasan Untuk Kelola TMII"
[Gambas:Video 20detik]

(das/ang)