Kena Deh! Pemudik Pake Service Boat Diminta Putar Balik ke Jakarta

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 09 Mei 2021 17:00 WIB
Dok Ditjen Hubla Kemenhub
Foto: Dok Ditjen Hubla Kemenhub
Jakarta -

Rombongan pemudik dengan jalur laut berhasil digagalkan menuju tempat tujuan. Para pemudik itu diminta putar balik.

Hal ini terungkap dalam patroli laut yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan. Para petugas patroli mendapati sekelompok masyarakat yang melakukan upaya mudik menggunakan Kapal service boat dari wilayah pesisir pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

Kapal service boat merupakan kapal penunjang bagi kapal-kapal yang berlabuh jangkar sebelum dapat sandar di pelabuhan yang berfungsi untuk melayani kebutuhan kapal.

"Kami menemukan tiga kapal service boat yang mengangkut warga yang tetap nekat mudik dan telah kami hentikan. Kami berikan penjelasan dan pengertian, lalu kami minta mereka untuk kembali ke tempat semula," ungkap Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad, dalama keterangannya, Minggu (9/5/2021).

Ahmad mengungkapkan, pihaknya mendapatkan informasi bahwa ada kapal tradisional atau service boat di sepanjang pesisir teluk Jakarta yang dimanfaatkan warga untuk mudik ke wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Menanggapi hal itu, Syahbandar Tanjung Priok, Disnav Tanjung Priok, KSOP Sunda Kelapa, dan Pangkalan PLP Tanjung Priok memperketat pengawasan terhadap kapal-kapal yang berada di pesisir maupun yang melintas di Teluk Jakarta.

"Hari ini baru pelaksanaan awal patroli terpadu di laut, kelanjutannya berdasarkan target dan hasil intelijen. Nantinya kami bisa saling bertukar informasi juga antar instansi lain di wilayah Tanjung Priok," kata Ahmad.

Adapun patroli terpadu tersebut terdiri dari 4 (empat) unsur yaitu Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, Kantor Distrik Navigasi Tanjung Priok, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Priok dan Kantor KSOP Sunda Kelapa.

Patroli laut ini mengerahkan beberapa kapal negara milik Distrik Navigasi Tanjung Priok yaitu KN. Enggano, KN. MIAPLACIDUS dan 6 RIB (Rigid Inflatable Boat).

RIB yang digunakan terdiri dari 2 RIB Pangkalan PLP Tanjung Priok, 2 RIB Disnav Tanjung Priok, RIB Sunda Kelapa, dan RIB Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok.

Patroli laut ini juga bertujuan untuk mengamankan perairan Teluk Jakarta dari para pendatang ilegal selama masa larangan mudik tahun 2021.

Sementara itu, kapal penumpang atau kapal niaga yang resmi masuk Pelabuhan Tanjung Priok akan diperlakukan persyaratan dan pemeriksaan ketat sesuai SE Kemenkes RI dan Satgas Covid-19.



Simak Video "H-1 Mudik Dilarang, Terminal Alam Barajo Jambi Sepi Pemudik"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)

Tag Terpopuler