Perjalanan Suntikan Telkomsel ke Gojek yang Capai Rp 6,3 T

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 10 Mei 2021 12:22 WIB
Telkomsel kembali menggelontorkan pendanaan ke kantong Gojek dengan jumlah besar. Secara total operator seluler ini menanam investasi sebanyak USD 450 juta atau setara Rp 6,3 triliun ke Gojek.
Foto: Telkomsel
Jakarta -

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) resmi menuntaskan suntikan modal kepada Gojek Indonesia. Anak usaha PT Telkom ini sudah berinvestasi sebesar US$ 450 juta atau setara Rp 6,3 triliun (Kurs: Rp 14.145).

Berdasarkan catatan detikcom, yang dikutip Senin (10/5/2021), Suntikan modal ini dilakukan dua tahap, pertama sebesar US$ 150 juta pada November 2020. Kedua, baru-baru ini sebesar US$ 300 juta.

Rencana suntikan modal Telkomsel kepada Gojek ini sebetulnya sudah direncanakan sejak lama. Direktur Telkomsel, Setyanto Hantoro mengatakan pihaknya memiliki opsi untuk berinvestasi sampai US$ 450 juta dalam waktu 1 tahun sejak investasi yang pertama dilakukan.

"Adapun investasi pertama dilakukan Telkomsel pada 2020 senilai US$ 150 juta, sedangkan US$ 300 juta berikutnya menjadi opsi bagi Telkomsel untuk mengeksekusinya dalam waktu 1 tahun sejak investasi pertama," terangnya kepada detikcom, Jumat (23/4).

Namun begitu, Setyanto mengaku Telkomsel ini suntikan dana US$ 300 juta dapat direalisasikan lebih cepat. Sebab, pihaknya melihat dampak positif dari kolaborasi yang sudah berjalan ini.

9

"Sekarang kami sedang berupaya mengkaji perihal opsi US$ 300 juta tersebut untuk bisa dilakukan lebih cepat setelah melihat hasil yang positif dari kolaborasi sinergitas yang sudah dijalankan bersama sejak awal tahun 2021," tuturnya.

Setyanto menjelaskan, setelah investasi pertama dilakukan Telkomsel kepada Gojek pada 2020 lalu, integrasi ekosistem telah dilakukan melalui berbagai inisiatif. Di antaranya integrasi layanan customer-centric yang berfokus mendorong penguatan ekosistem digital di sektor UMKM dan bisnis informal.

Setelah sudah direncanakan sejak tahun lalu, akhirnya investasi atau suntikan modal Telkomsel kepada Gojek sebesar US$ 300 juta pun terealisasi.

Keputusan investasi lanjutan ini menjadi momentum baru dalam mendorong integrasi ekosistem kedua perusahaan untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan mitra serta menghadirkan lebih banyak solusi yang mampu mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Adapun, aksi korporasi Telkomsel ini sejalan dengan peran perusahaan sebagai leading digital telco company dalam membuka lebih banyak peluang bagi seluruh lapisan masyarakat untuk mendapatkan akses akan platform daring yang lebih dekat, customer-centric, dan berdampak positif bagi kehidupan mereka.

"Investasi lanjutan dari Telkomsel menjadi penegas akan kesamaan visi dari kedua perusahaan yang sama-sama lahir dan berkembang untuk menjawab masalah nyata di tengah masyarakat melalui inovasi digital dan teknologi, dengan semangat untuk melayani dan memajukan negeri," kata Setyanto dalam keterangan resminya, Senin (10/5).

Aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi Telkomsel dalam memperkuat trifecta bisnis digital perusahaan, yaitu Digital Connectivity, Digital Platform dan Digital Services.

Aksi investasi strategis lanjutan ini didukung oleh para pemegang saham Telkomsel yaitu Telkom Indonesia dan Singtel Group. Hal tersebut didasari pada visi Telkomsel dalam melihat investasi ini sebagai salah satu upaya untuk memperkuat perannya sebagai leading digital telco company dalam mengembangkan ekosistem digital perusahaan demi menghadirkan lebih banyak lagi pemanfaatan teknologi digital tepat guna bagi masyarakat.

Melalui investasi terbaru ini, Telkomsel dan Gojek berkomitmen dalam memperkuat kontribusi keduanya dalam mendorong transformasi Indonesia sebagai negara digital. Selanjutnya, Telkomsel dan Gojek akan melengkapi sinergi yang telah dijalin dengan menjalankan lebih banyak upaya kolaboratif strategis yang mampu mengakselerasikan adopsi gaya hidup digital di tengah masyarakat, mendorong lebih banyak pelaku bisnis dalam memanfaatkan platform daring, hingga mengembangkan kualitas dan daya saing teknologi serta talenta digital Tanah Air.

Sebelumnya, pasca investasi pertama dari Telkomsel ke Gojek pada November 2020 lalu, integrasi ekosistem telah dilakukan melalui berbagai kolaborasi inisiatif layanan customer-centric untuk mendorong penguatan ekosistem digital di sektor UMKM dan meningkatkan kemudahan bagi mitra pengemudi.

Tonton juga Video: Gojek dan Tokopedia Masih Malu-malu Kucing soal Merger

[Gambas:Video 20detik]



(hek/zlf)