Dear Pemudik! Masuk Jabodetabek Wajib Punya Surat Bebas COVID

Hendra Kusuma - detikFinance
Minggu, 16 Mei 2021 06:30 WIB
Momen Lebaran tahun ini turut larang mudik lokal. Meski begitu, masih ada warga di Bandung yang tetap mudik untuk bersilaturahmi dengan keluarga saat Lebaran.
Foto: Wisma Putra/Detikcom

Pemberlakuan PPKM mikro, dikatakan Airlangga saat ini berlaku di 34 provinsi, artinya masih ada 4 provinsi yang tidak memberlakukan. Antara lain Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, dan Maluku Utara.

Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menyebut 4 provinsi yang tidak memberlakukan PPKM mikro karena tidak masuk dalam kategori.

Kategori yang dimaksud antara lain kasus aktif COVID-19 berada dalam jumlah di atas nasional, rasio tingkat kesembuhan di bawah nasional. Serta fatality rate di bawah nasional dan bed occupancy ratio (BOR) di rumah sakit di atas 70 %.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta pemudik kembali ke Jabodebatek tidak menumpuk di 16 dan 20 Mei 2021. Dia memperkirakan, tanggal tersebut menjadi titik puncak arus balik menuju Jabodetabek.

"Kita memang memproyeksikan bahwa kemungkinan pasca balik itu terjadi pada 16 dan 20 Mei, kita himbau masyarakat jangan di titik tersebut karena akan penuh," kata Budi.

Selain imbauan pemerintah akan melakukan beberapa upaya dalam rangka menekan kasus aktif COVID-19. Pertama, akan memberlakukan screening test COVID-19 pada pemudik di beberapa titik yang dikoordinasikan dengan Korlantas Polri.

"Pertama kita akan koordinasi dengan korlantas, kita lakukan upaya screening dengan mewajibkan masuk jalan tol, rapid test antigen, kalau belum kita lakukan random tes di ttiik tertentu di rest area," ujarnya.

Kedua, akan memberlakukan contraflow.

"Ketika terjadi lonjakan, kita akan lakukan contraflow. Dari segi kesehatan kita bekerja sama dengan Kemenkes melakukan random test di banyak tempat, mandatori akan kita lakukan di 2 tempat, Bakauheni dan kedua adalah di Gilimanuk, makanya nanti saya ke Gilimanuk," ungkapnya.

"Apa yang kita lakukan sudah kami koordinasikan dengan kakorlantas, dan kakorlantas sudah lakukan manajemen lalulintas, dibantu dishub dan TNI," tambahnya.


(hek/zlf)