Dear Pemudik! Masuk Jabodetabek Wajib Punya Surat Bebas COVID

Hendra Kusuma - detikFinance
Minggu, 16 Mei 2021 06:30 WIB
Momen Lebaran tahun ini turut larang mudik lokal. Meski begitu, masih ada warga di Bandung yang tetap mudik untuk bersilaturahmi dengan keluarga saat Lebaran.
Foto: Wisma Putra/Detikcom
Jakarta -

Pemerintah memastikan para pemudik yang ingin kembali ke Jabodetabek harus memiliki surat bebas COVID-19. Surat yang dimaksud adalah hasil tes PCR dan antigen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan surat bebas COVID ini dalam rangka menekan lonjakan kasus pasca libur Lebaran 2021.

"Dari Sumatera mandatori PCR maupun antigen di 21 lokasi di Jawa menuju Jakarta dan Bakauheni dan sekitarnya," kata Airlangga dalam acara Antisipasi Mobilitas Masyarakat dan Pencegahan Lonjakan Kasus COVID-19 Pasca Libur Lebaran secara virtual, Sabtu (15/5/2021).

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, Airlangga menyebut ada sekitar 1,5 juta orang yang berhasil mudik Lebaran 2021. Angka tersebut lebih rendah dari prediksi awal pemerintah.

Menurut Airlangga, kewajiban membawa surat bebas COVID-19 bagi para pemudik yang ingin kembali ke Jabodetabek akan dilakukan di 21 lokasi secara acak.

"Ke depan melakukan pencegahan mobilitas pasca mudik, pemerintah sudah lakukan tentunya kewajiban adanya perintah untuk melakukan random tes menuju Jakarta," tegasnya.

Airlangga menegaskan pemerintah masih mewaspadai COVID-19 dari India. Hal itu juga yang melandasi pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro, terhitung sejak 18-31 Mei 2021.

Menurut Airlangga banyak negara yang kembali melakukan pembatasan atau lockdown demi memutus rantai penyebaran Corona, salah satunya adalah Singapura.

"Di Singapura lockdown satu bulan dan sekitar kita masih ada ancaman strain dari India, kita harus waspada dan bisa mengungkit ekonomi dan menjaga kewaspadaan dari secondary attack dari India," kata Airlangga.

Berita selengkapnya baca di halaman berikutnya