Kecam Israel, Ribuan Buruh bakal Gelar Aksi Solidaritas untuk Palestina

Anisa Indraini - detikFinance
Minggu, 16 Mei 2021 14:32 WIB
Jakarta -

Serangan Israel kepada Palestina membuat publik di seluruh dunia geram, tak terkecuali Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Mereka menyatakan akan menggelar aksi solidaritas untuk Palestina.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan akan menggelar aksi solidaritas pada Selasa (18/5). Aksi ini akan diikuti oleh ribuan buruh yang tersebar di 24 provinsi di seluruh di Indonesia.

"Kalau saja setiap pabrik mengirimkan orang pada 18 Mei nanti dalam aksi solidaritas untuk bangsa Palestina, 5 orang saja maka kalau kalikan 5.000 hampir 25.000 orang akan ikut di dalam aksi tersebut. Jadi ribuan buruh akan turun ke jalan serempak pada 18 Mei 2021 pada jam 09.00 sampai selesai," katanya dalam konferensi pers virtual, Minggu (16/5/2021).

Adapun 24 provinsi yang akan melakukan aksi solidaritas untuk Palestina seperti di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Kepulauan Riau, Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Tangerang DKI Jakarta dan beberapa kota-kota besar industri lainnya.

"Untuk di Jakarta aksi akan dipusatkan di kantor perserikatan bangsa-bangsa dan Kedutaan Besar Amerika Serikat. Kemudian di daerah-daerah akan dilaksanakan di kantor-kantor gubernur atau kantor-kantor Bupati/Walikota atau kantor-kantor DPRD 1, DPRD 2," tuturnya.

Aksi solidaritas buruh untuk Palestina disebut akan dilakukan secara damai dan mengikuti protokol kesehatan COVID-19. Seluruh peserta juga disebut akan wajib majukan rapid test antigen.

"Mengikuti standar protokol kesehatan artinya wajib rapid test antigen, memakai masker, menjaga jarak, membawa hand sanitizer. Pada prinsipnya seluruh peserta aksi KSPI dalam mendukung bangsa Palestina itu harus berkoordinasi dan mengikuti arahan petugas kepolisian yang berwenang dan petugas Satgas COVID-19 di tempatnya masing-masing," imbuhnya.

Agenda aksi solidaritas ini adalah menuntut tentara/polisi Israel agar menghentikan penyerangan kepada Palestina. Dengan begini masyarakat umat Islam di seluruh dunia dapat dengan tenang menjalankan ibadah di Masjid Al-Aqsa.

"Hentikan Agresi Militer Israel ke Palestina khususnya Jalur Gaza. Tarik tentara-tentara Israel, polisi-polisi Israel dari Masjidil Al-Aqsa di mana itu adalah salah satu masjid yang disucikan umat Islam untuk beribadah sebagai representasi kaum muslimin di dunia dalam ritual ibadah keagamaan," imbuhnya.

(aid/zlf)