Perjalanan Centro Tutup Gerai hingga Dinyatakan Pailit

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 18 Mei 2021 07:00 WIB
Centro di Solo Paragon Mal
Foto: Ari Purnomo/detikcom: Centro di Solo Paragon Mal
Jakarta -

Pengelola Centro Department Store dan Parkson Department Store, PT Tozy Sentosa dinyatakan pailit. Sebelum dinyatakan pailit, Centro sudah menutup gerainya.

"Benar hari ini, Senin, 17 Mei 2021, PT Tozy Sentosa (Centro) telah pailit. Hal ini berdasarkan hasil voting dari para kreditur dan rekomendasi Hakim Pengawas," ungkap Humas PN Jakpus, Bambang Nurcahyono kepada detikcom, Senin (17/5/2021).

Pada Maret 2021, Centro Plaza Ambarrukmo resmi tutup pada Rabu (17/3/2021).

Informasi penutupan Centro Plaza Ambarrukmo beredar di media sosial Twitter melalui akun @JogjaUpdate. Dalam unggahannya, terlampir sebuah video yang diduga merupakan manajemen Centro.

Pada bulan yang sama, Centro di Bintaro Xchange dikabarkan akan tutup. Kala itu, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) membenarkan adanya informasi penutupan Centro yang berlokasi di Tangerang Selatan, Banten.

"Ada kabar demikian, tapi masih menunggu informasi resminya," kata Ketua Umum APPBI Alphonsus Widjaja kepada detikcom, Rabu (24/3/2021).

Pada Maret lalu, detikcom meninjau langsung gerai Centro di Bintaro Xchange. Kondisinya saat ini sudah sepi. Toko yang dibuka hanya berada di lantai LG, dengan stok produk yang sudah menipis, bahkan ada beberapa tempat yang sudah tidak berisikan produknya.

Sementara di lantai GF tidak sama sekali dibuka. Di lantai tersebut justru tertulis di pintu toko yang berbunyi 'Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, Centro Bintaro Xchange sedang melaksanakan stock opname'.

Centro akhirnya dinyatakan pailit. Cek halaman berikutnya.

Tonton juga Video: Sepi Pengunjung, Centro Plaza Semanggi Tutup

[Gambas:Video 20detik]