Ada GoTo, Andre Soelistyo: Pendapatan Driver Gojek Bakal Lebih Besar

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 18 Mei 2021 11:48 WIB
Gojek dan Tokopedia resmi merger dan menghasilkan grup GoTo.
Foto: Dok. GoTo
Jakarta -

Gojek telah resmi merger dengan Tokopedia, keduanya membentuk grup yang diberi nama GoTo. Grup ini disebut-sebut menjadi grup perusahaan teknologi terbesar di Tanah Air.

CEO GoTo Andre Soelistyo mengklaim langkah merger yang diambil kedua perusahaan akan memberikan dampak positif bagi para mitra driver Gojek. Andre menyebut peluang kenaikan pendapatan lebih besar bisa dirasakan para driver. Salah satunya karena kini mitra driver Gojek bisa juga ikut mengirimkan lebih banyak pesanan paket dari pengguna Tokopedia.

"Mitra driver Gojek akan memiliki peluang pendapatan yang lebih besar antara lain dengan mengirimkan lebih banyak pesanan dari pengguna Tokopedia, sementara penjual dan mitra merchant dari berbagai skala bisnis akan mendapatkan berbagai manfaat dan kesempatan untuk meningkatkan usahanya," ujar Andre dalam keterangannya, dikutip Selasa (18/5/2021).

Sebagai informasi, total transaksi merger Gojek dan Tokopedia menjadi GoTo, secara grup tembus US$ 22 miliar atau setara dengan Rp 312,4 triliun (asumsi kurs Rp 14.200).

"Pembentukan Grup GoTo ini merupakan kolaborasi usaha terbesar di Indonesia, sekaligus kolaborasi terbesar antara dua perusahaan internet dan layanan media di Asia hingga saat ini," bunyi keterangan resmi.

Sementara itu, VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak mengatakan ke depannya kedua perusahaan akan tetap beroperasi sebagai entitas yang berdiri sendiri meski ada GoTo.

Jadi baik aplikasi Gojek maupun Tokopedia tetap melayani seperti biasa. Kedua aplikasi tetap ada dan bisa digunakan untuk kebutuhan masing-masing. "Ke depannya Gojek dan Tokopedia akan tetap beroperasi sebagai entitas yang berdiri sendiri, di dalam ekosistem Grup GoTo," kata Nuraini.

Lihat Video: 5 Fakta Merger Gojek dan Tokopedia yang Lahirkan GoTo

[Gambas:Video 20detik]



(hal/fdl)