Ajukan 2 Opsi
Pemerintah Siapkan SPV Garuda
Senin, 13 Mar 2006 11:15 WIB
Jakarta - Pemerintah menyiapkan dua opsi penyelamatan Garuda di luar suntikan dana sebesar US$ 105 juta. Opsi pertama adalah berupa bantuan langsung dana sebesar US$ 250 juta dari APBN dalam bentuk penyertaan modal pemerintah (PMP). Dengan opsi ini, Garuda diharap bisa melanjutkan restrukturisasi utangnya. Opsi kedua adalah melalui membentuk special purpose vehicle (SPV) untuk mengambil alih 6 unit pesawat jenis A330 milik Garuda dan utang sebesar US$ 644 juta.Nantinya, SPV akan membayar kembali pokok dan bunga kepada kreditor dalam jangka waktu 10 tahun dengan jumlah US$ 80 juta per tahun. Sumber dana akan diperoleh dari pembayaran sewa pesawat sebesar US$ 30 juta per tahun oleh Garuda dan sisanya dari pemerintah sebesar US$ 50 juta. Rencana penyelamatan maskapai pelat merah itu disampaikan oleh Meneg BUMN Sugiharto dalam raker dengan Komisi XI DPR RI di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/3/2006). Hadir dalam kesempatan tersebut adalah Menkeu Sri Mulyani dan Dirut Garuda Emirsyah Satar dan Dirut Merpati Hotasi Nababan."Pemerintah lebih memilih alternatif kedua dalam arti biaya pesawat yang lebih wajar dan neraca perusahaan juga akan lebih sehat dan ada ketersediaan dana yang lebih besar," ujar Sugiharto.Selain itu, pembentukan SPV akan meringankan beban pemerintah disamping akan memberi keuntungan dari sisi peningkatan nilai Garuda.
(qom/)











































