Bayar Utang, Bata Lolos dari Pailit

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 21 Mei 2021 09:30 WIB
Produsen alas kaki PT Sepatu Bata Tbk (BATA) mulai gencar untuk menjual produknya melalui e-commerce. Tahun ini perusahaan alas kaki tersebut menargetkan memproduksi 4,5 juta pasang alas kaki.
Ilustrasi/Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta -

PT Sepatu Bata Tbk menyatakan status Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Sementara telah resmi dicabut Pengadilan Niaga Jakarta pada 20 Mei 2021 kemarin. Perusahaan menyatakan, telah memenuhi seluruh kewajibannya kepada setiap kreditur dengan membayar nominal yang telah disepakati sesuai ketentuan yang berlaku.

Demikian disampaikan Sepatu Bata melalui keterangan resminya, Jumat (21/5/2021).

"Setelah Perseroan mempertimbangkan kesehatan finansialnya serta keberlanjutan bisnis para kreditornya, dengan ini Perseroan telah memenuhi seluruh kewajibannya kepada setiap kreditur dengan cara membayar nominal yang telah disepakati sesuai dengan Pasal 245 Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (UU Kepailitan dan PKPU)," bunyi keterangan Sepatu Bata.

Perusahaan menyatakan, pencabutan status PKPU ini membuktikan jika perusahaan mempunyai kemampuan finansial yang cukup untuk menjalankan bisnisnya.Hal ini sejalan dengan amanat Pasal 259 ayat (1) UU Kepailitan dan PKPU

Sepatu Bata akan menjalankan bisnis seperti biasa ke depannya. Pihaknya juga akan menjaga kinerja guna mempertahankan kepercayaan publik.

"Untuk ke depannya, Perseroan akan tetap menjalankan kegiatan usahanya seperti biasa dan berupaya untuk menjaga kinerja perusahaan semaksimal mungkin guna mempertahankan kepercayaan publik terhadap Perseroan," ujarnya.

"Perseroan menghaturkan terima kasih kepada Hakim Pengawas dan tim Pengurus atas bantuannya dan juga tidak lupa Perseroan mengucapkan terima kasih kepada Wibhisana & Partner atas bantuan, petunjuk serta telah melindungi kepentingan Perseroan," kata perusahaan lebih lanjut.