Pulihkan Ekonomi, Singkong hingga Bajigur Didorong Masuk Perhotelan

Nadhifa Sarah Amalia - detikFinance
Sabtu, 22 Mei 2021 16:45 WIB
Kementerian Pertanian (Kementan) menjajaki kerja sama dengan perusahaan Hotel Accor Indonesia-Malaysia. Kerja sama meliputi gerakan konsumsi pangan lokal sebagai upaya pemerintah dan semua pihak dalam menghidupkan ekonomi melalui sektor konsumsi pangan lokal.
Foto: Dok. Kementan
Jakarta -

Kementerian Pertanian (Kementan) menjajaki kerja sama dengan perusahaan Hotel Accor Indonesia-Malaysia. Kerja sama itu meliputi gerakan konsumsi pangan lokal sebagai upaya pemerintah dan stakeholder dalam menghidupkan ekonomi melalui sektor konsumsi pangan lokal.

"Kita tahu bahwa kita punya singkong, ubi kayu, pisang, sagu, sorgum dan lainnya. Semua panganan lokal ini bisa kita manfaatkan untuk menghadirkan lapangan kerja dalam memperbaiki ekonomi nasional," ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL), dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/05/2021).

Lebih lanjut, Syahrul menjelaskan sektor pertanian sejauh ini telah menjadi salah satu sektor yang paling berperan dan berkontribusi besar terhadap perbaikan ekonomi. Oleh karena itu, membangun pertanian harus dilakukan bersama, termasuk para pelaku usaha.

"Kita adalah kesatria dan pahlawan bangsa karena kita sudah berkorban menghadirkan makanan yang sehat dan bergizi. Maka itu, kita harus terus berjuang menghadirkan pangan bagi 270 juta orang. Mumpung kita diberi kekuatan, diberi sedikit kekuasaan kenapa tidak kita berjuang untuk bangsa kita," tuturnya.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Suwandi menambahkan saat ini ada ribuan hotel di bawah grup Accor yang siap memasukkan menu makan lokal sebagai makanan andalan bagi tetamu yang datang.

"Bahkan Accor di dunia ini lebih dari 5.000 hotel. Jadi langkah pertama kita adalah memasukkan produk pangan lokal ke hotel hotel Accor. Dan semua ini sudah kita mulai di Semarang dan akan merambat ke hotel Accor lainya," ungkap Suwandi.

Suwandi menjelaskan panganan lokal yang nantinya masuk ke hotel di antaranya yaitu olahan dari tepung mocaf, minuman bandrek, bajigur dan sekoteng. Semua makanan merupakan hasil penyerapan dari petani.

"Bahkan kita sudah menandatangani MoU dengan petani di Sukabumi untuk menyuplai bahan panganan lokal," jelasnya.

Sementara itu, Senior Vice President dan Operator Hotel Accor Adi Satria menyampaikan terima kasih atas dukungan dan arahan Kementerian Pertanian terhadap perkembangan pangan lokal sebagai bahan konsumsi tamu hotel.

"Karena itu Accord Indonesia berkomitmen mendukung gerakan nasional bangga buatan Indonesia, dalam hal ini gerakan konsumsi pangan lokalisasi. kami sangat menyambut baik kerjasama ini bisa menyerap hasil petani, hal ini sejalan dengan program tahunan kami dalam menyajikan kepercayaan bagi tamu tamu kami khususnya menyajikan makanan yang menambah daya tahan stamina," pungkasnya.



Simak Video "Bola Singkong, Kuliner Ubi Kayu Andalan Desa Wae Sano Manggarai Barat "
[Gambas:Video 20detik]
(akd/hns)