BUMN Logistik Punya Cold Storage, Nelayan Nggak Perlu Pusing Lagi

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 25 Mei 2021 18:30 WIB
Kabupaten Natuna memiliki cold storage berkapasitas hingga 3.000 ton per hari. Cold Storage itu disebut sebagai salah satu yang terbesar di kawasan tersebut.
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Nelayan Bangka Belitung tak perlu risau lagi menyimpan hasil tangkapannya. Kini di wilayahnya sudah tersedia mobile cold storage.

PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics meresmikan mobile cold storage yang berada BGR Logistics Divre Pangkal Pinang. Peresmian dilakukan oleh Direktur Utama BGR Logistics M. Kuncoro Wibowo bersama Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan.

Dalam peresmian tersebut Kuncoro menyampaikan bahwa penyediaan mobile cold storage ini merupakan realisasi dari perjanjian kerja sama dengan BUMD Bangka Belitung yang telah ditandatangani sebelumnya serta respons cepat BGR Logistics untuk membantu UMKM & masyarakat terkait ketahanan pangan.

Mobile cold storage ini dipergunakan untuk menyimpan komoditi ikan segar dan hasil laut lainnya dari nelayan di Bangka Belitung sehingga hasil laut mereka mendapatkan kepastian pasar dan didistribusikan kembali kepada masyarakat melalui aplikasi Warung Pangan.

Selain hasil laut dari Nelayan setempat, mobile cold storage ini juga untuk menampung komoditi pangan dari BUMN Klaster Pangan seperti RNI, Berdikari, PPI, Perindo, Perinus, Pertani, Garam, dan Sang Hyang Seri yang membutuhkan ruang penyimpanan berpendingin.

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung juga menyediakan foodkios yang akan bergabung menjadi mitra warung pangan yang bertujuan agar semakin banyak mitra warung pangan yang dekat dengan masyarakat untuk mempermudah mereka mendapatkan stok kebutuhan pangan termasuk komoditi ikan segar dan komoditi pangan lainnya dengan mudah dan harga yang stabil.

Dengan adanya mobile cold storage ini, maka sinergi antara BGR Logistics dengan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dapat ditingkatkan. Komoditi ikan segar hasil dari BUMD Bangka Belitung dapat kami serap yang berdampak positif kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bangka Belitung.

Nantinya, kegiatan komoditas lokal di Provinsi Bangka Belitung juga dapat dioptimalkan menjadi komoditas ekspor yang dapat menghasilkan devisa sekaligus nilai tambah bagi masyarakat Bangka Belitung.

Ke depannya mobile cold storage ini akan ada juga di wilayah-wilayah persebaran warung pangan lainnya untuk menjaga stok dan stabilisasi harga komoditi yang membutuhkan penyimpanan berpendingin di wilayah-wilayah tersebut.

(hek/ara)