Apindo Mulai Pahami Kenaikan TDL
Rabu, 15 Mar 2006 17:12 WIB
Jakarta - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang dikomandoi oleh Sofjan Wanandi sudah tidak ngotot lagi menolak kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Apindo mengaku bisa memahami rencana kenaikan TDL yang diperkirakan 10 persen itu.Sikap Apindo yang agak melunak ini diungkapkan Sofjan setelah melakukan pertemuan dengan tim teknis Departemen Keuangan (Depkeu) yang membahas RUU Pajak di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (15/3/2006).Namun Sofjan mengingatkan, nasib industri kecil yang pasti menjerit dengan rencana pemerintah yang tidak populis itu."Ada hal-hal yang sekarang kita cari jalan untuk bagaimana kita juga membantu pemerintah, siapa yang bisa naik kita minta juga dinaikkan," ujar Sofjan.Sofjan menilai, industri-industri besar kemungkinan bisa memahami kenaikan ini. Dia juga mengaku, sudah bertemu dengan asosiasi plastik, semen dan asosiasi industri mobil mengenai rencana pemerintah tersebut."Jadi kita bilang, industri yang gede-gede yang sudah bisa in. Cobalah membantu supaya subsidi pemerintah bisa berkurang, tapi memang dalam situasi sekarang susah sekali hampir sebagian besar tidak bisa hidup," papar Sofjan.Dia juga meminta agar pemerintah jangan menaikkan TDL sebesar 10 persen secara keseluruhan. Kenaikan TDL sebaiknya dilakukan per sektoral."Kita minta jangan menyeluruh semua naik 10 persen. Mungkin ada yang bisa naik di atas 10 persen. Jadi kita bicara per sektoral," katanya.Khusus untuk industri kecil dan yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, pemerintah diminta untuk memberi insentif dengan tidak menaikkan TDL. "Tapi jangan sampai usaha kecil dan labour intensive itu naik. Itu yang kita harapkan," ujarnya.Sementara itu, Menko Perekonomian Boediono di tempat yang sama mengatakan, industri besar sebenarnya tidak perlu disubsidi."Industri yang kecil dan menengah seharusnya tidak dinaikkan, tapi kalau yang kaya, yang rumahnya besar, industri kuat, orang bertanya dong apa perlu disubsidi? Uangnya darimana?" tanyanya.
(ir/)











































