Mulai Bulan Ini Kantor Pos Buka 24 Jam Tanpa Libur

Trio Hamdani - detikFinance
Sabtu, 05 Jun 2021 20:30 WIB
Pelayanan di Kantor Pos Filateli tampak beroperasi normal di masa new normal. Meski begitu, sejumlah protokol kesehatan diterapkan guna cegah COVID-19.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Jam operasional layanan kurir PT Pos Indonesia (Persero) ditambah. Mulai Juni 2021, layanan logistik tetap buka pada Sabtu dan Minggu atau saat hari libur tahunan. Itu dilakukan Pos Indonesia untuk menggarap market bisnis kurir dan logistik.

Layanan tersebut berlaku di semua Kantor Pos di seluruh Indonesia, di mana operasional Kantor Pos akan buka selama 24 jam tanpa libur.

"Mulai Juni ini, kami buka selama tujuh hari seminggu, 24 jam sehari. Tidak ada libur, baik untuk Sabtu dan Minggu, atau tanggal merah," kata Direktur Bisnis Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Siti Choiriana dalam keterangan persnya, Sabtu (5/6/2021).

Dia menjelaskan penambahan jam operasional Pos Indonesia merupakan komitmen perusahaan logistik pelat merah itu untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat. Pihaknya ingin memastikan bahwa layanan Pos khususnya kurir dan logistik justru memberi pelayanan prima saat hari libur.

Pos Indonesia didukung oleh titik jaringan yang tersebar hingga pelosok. BUMN ini didukung lebih dari 4.000 kantor pos dan 28.000 Agen Pos yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Di perkotaan, Pos Indonesia juga telah memiliki O-Ranger, untuk melayani kiriman jemput bola secara cepat.

"Kami bisa pastikan, mulai Juni ini Pos Indonesia akan melayani konsumen selama 24 jam dan tujuh hari seminggu. Kami pastikan layanan kami tidak ada istilah terputus di hari libur atau tanggal merah. Kami berharap, masyarakat senang menggunakan layanan kami ini," ujarnya.

Dia menyadari saat ini perdagangan e-commerce tumbuh cukup pesat, seiring banyaknya platform marketplace dan perdagangan via media sosial. Transaksi e-commerce terjadi tanpa ada batasan waktu. Seiring tren tersebut, penyedia jasa logistik dan kurir menjadi ujung tombak lancarnya ekosistem digital ini.

"Kami menyadari bahwa kiriman barang sangat meningkat justru pada Sabtu dan Minggu. Karena kami pahami kebutuhan kiriman ini sangat besar, termasuk adanya tuntutan customer, sehingga kami mencoba melayani tuntutan masyarakat ini," papar Anna.

Pada ekosistem e-commerce, penjual dan konsumen sama-sama menginginkan adanya pelayanan secara cepat, tak terputus libur kerja. Optimalisasi tersebut yang menjadi fokus Pos Indonesia agar kiriman barang dari penjual ke pembeli cepat sampai di tujuan.

Pos Indonesia berharap dengan maksimalnya layanan kurir dan logistik dapat meningkatkan pendapatan perusahaan. Di sisi lain, bisnis jasa keuangan juga terus digenjot Pos Indonesia, agar profit perusahaan terus meningkat.

(toy/ara)