Erick Thohir Ingin BUMN Semen Bisa Tangkap Peluang Ini

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 07 Jun 2021 21:30 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan keterangan pers saat menyambut kedatangan vaksin COVID-19 di Teminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (31/5/2021). Sebanyak delapan juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac kembali tiba di Indonesia dan selanjutnya akan dilakukan proses produksi oleh Bio Farma. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa.
Foto: Dok. Semen Indonesia
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebutkan perusahaan BUMN harus bisa menangkap peluang di masa dan paska-pandemi dengan transformasi digital.

Dia mengapresiasi transformasi PT Semen Indonesia Tbk yang bertransformasi dan tak sekadar menjadi produsen semen. Misalnya dengan Sobat Bangun dan AksesToko adalah salah satu contoh baik transformasi digital.

"Tidak hanya untuk menangkap peluang, di masa dan pasca pandemi, juga bertransformasi di era teknologi. "Go Beyond Next", sebuah spirit yang sejalan dengan program transformasi BUMN, selamat atas pencapaian ini untuk menjadi solusi penyedia bahan bangunan terbesar di Regional," kata dia dalam siaran pers, Senin (7/6/2021).

Erick menjelaskan dengan produk mortar dari SIG ini akan menjadi produk kebanggaan Indonesia. "Ini bukan hanya sekedar peluncuran produk, tapi merupakan salah satu wujud inovasi dan transformasi SIG untuk menjadi BUMN berkelas dunia dan berwawasan masa depan," jelas dia.

Semen Indonesia melalui anak usaha Mitra Kiara Indonesia meluncurkan produk "Mortar Indonesia".

Direktur Utama PT Mitra Kiara Indonesia, Mirza Whibowo Soenarto mengungkapkan Mortar Indonesia memberikan added value yang besar serta menempatkan SIG dalam posisi yang kuat pada bisnis mortar di Indonesia yang kemudian akan meningkatkan diversifikasi produk, strategi, inovasi serta mendukung visi besar SIG untuk menjadi Perusahaan Penyedia Solusi Bahan Bangunan Terbesar di Regional dengan keberanian untuk bertindak beda dan selalu melebihi jangkauan (Go Beyond Next).

Lanjut halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2