Kalla Rayu Pengusaha Singapura
Kamis, 16 Mar 2006 13:11 WIB
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla merayu para pengusaha Singapura menambah investasinya di Indonesia, terutama di sektor riil seperti perkebunan karena akan menyerap banyak tenaga kerja.Hal tersebut disampaikan Kalla dalam sambutannya dalam seminar bisnis Indonesia-Singapura dengan tajuk "The Strategic Impact of Foreign Investment in Indonesia" di Hotel Four Seasons, Jakarta, Kamis (16/3/2006).Hadir dalam kesempatan tersebut Mendag Mari Pangestu, Ketua Apindo Sofjan Wanandi dan sejumlah pengusaha Indonesia dan Singapura."Saya kira Singapura berinvestasi tidak hanya membeli Indosat, Telkomsel dan perbankan. Saya tahu kita akan berbagi seperti Indosat. Kenapa Singapura tidak menanamkan investasinya di perkebunan," harap Kalla.Menurut Kalla, dengan investasi di sektor riil, maka tenaga kerja Indonesia yang terserap akan semakin banyak. Sehingga berdampak baik bagi kesejahteraan rakyat Indonesia. Bak pedagang, Kalla pun mengeluarkan berbagai jurus untuk meyakinkan investor Singapura agar mau berinvestasi. Kalla pun berpromosi bahwa situasi di Indonesia sudah aman. Faktor korupsi juga sudah teratasi oleh pemerintah. Menurut Kalla, saat ini hanya 10 persen dari pejabat eksekutif dan legislatif masa lalu yang melakukan korupsi. Namun Kalla mengakui lambatnya pemberantasan korupsi di Indonesia karena pemerintah kesulitan mengambil keputusan. "Untuk itu kita perlu waktu 1 sampai 2 tahun," tandasnya.
(qom/)











































