Melesat 58%, Ekspor RI Mei Tembus US$ 16,6 Miliar

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 15 Jun 2021 11:12 WIB
Setelah beberapa bulan mengalami defisit alias tekor, pada Mei 2019 posisi neraca perdagangan berbalik menjadi surplus.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Mei 2021 sebesar US$ 16,60 miliar. Angka ini turun 10,25% dari bulan sebelumnya dan naik 58,76% dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Kalau dilihat penyebabnya di sana, penurunan nilai ekspor dari April ke Mei 2021 terjadi karena adanya penurunan ekspor baik untuk migas turun 2,86%, dan non migas turun 10,67%. (Tapi) Kalau dibandingkan yoy dibanding Mei 2021 ke Mei 2020 lalu," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Selasa (15/6/2021).

Kenaikan ekspor didorong komoditas migas. Jika dilihat lebih dalam, ekspor minyak mentah naik. "ICP Mei US$ 65,49. Secara mtm minyak mentah naik 5,70%. Yoy naik sangat tajam 155,12%" jelasnya.

Sementara jika dibandingkan secara tahunan atau yoy, nilai ekspor ini melesat tajam bagi untuk komoditas non migas.

"Kalau dibandingkan yoy, dibanding Mei 2021 ke Mei 2020 lalu. Nilai ekspor Mei 2021 ini meningkat pesat 58,76% terjadi karena ada ekspor migas 66,99% dan kenaikan ekspor non migas sebesar 58,30%" jelasnya.

"Jadi kenaikan ini terjadi akibat kenaikan ekspor migas, maupun non migas. Sekali lagi kenaikan ekspor Mei 2021 yoy ini alami kenaikan yang cukup impresif 58,76%" ujarnya.

(fdl/fdl)