Top! Neraca Dagang RI Surplus Lagi, Mei Tembus US$ 2,36 Miliar

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 15 Jun 2021 11:27 WIB
Neraca perdagangan pada Oktober 2017 tercatat surplus US$ 900 juta, dengan raihan ekspor US$ 15,09 miliar dan impor US$ 14,19 miliar.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2021 surplus US$ 2,36 miliar. Surplus neraca perdagangan terjadi karena ekspor lebih tinggi daripada impor.

Nilai ekspor Indonesia pada Mei 2021 sebesar US$ 16,6 miliar. Angka ini turun 10,25% dari bulan sebelumnya dan naik 58,76% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sedangkan nilai impor pada Mei 2021 sebesar US$ 14,23 miliar. Angka ini turun 12,16% mtm dan naik 68,68% yoy.

"Nilai impor Indonesia adalah 14,23 miliar US$ dibanding April 2021 lalu impor turun 12,16%. Kalau dibandingkan impor tahun 2021 ini dengan posisi Mei 2020 atau yoy impor kita tumbuh tinggi sekali 68,68%," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Selasa (15/6/2021).

Kenaikan impor yang signifikan karena didorong oleh nilai impor migas yang melesat sebesar 213,6%.

"Perkembangan impor secara bulanan untuk impor bulanan tahun 2021 bahwa nilai impor Mei 2021 ini sebesar US$ 14,23 miliar turun 12,16% dibanding April yang lalu. Tapi sudah disampaikan tadi penurunan ini sudah biasa berdasarkan data historis selalu terjadi penurunan volume baik ekspor maupun impor," jelasnya.

Berikut data neraca perdagangan Indonesia 2021:

Januari surplus US$ 2 miliar
Februari surplus US$ 2,01 miliar
Maret Surplus US$ 1,57 miliar
April Surplus US$ 2,19 miliar
Mei Surpluss US$ 2,36 miliar

(fdl/fdl)