15.000 Pelaut Divaksinasi Sampai Akhir Tahun, Cara Daftarnya Gimana?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 15 Jun 2021 20:30 WIB
Ini Cara Daftar Online Vaksin COVID-19 di Jakarta
15.000 Pelaut Divaksinasi Sampai Akhir Tahun, Cara Daftarnya Gimana?/Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta -

Kementerian Perhubungan meminta vaksinasi bagi pelaut menjadi salah satu prioritas. Hal ini dilakukan untuk memberikan keamanan dan kesehatan bagi para pelaut.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Hermanta mengatakan dalam Pertemuan ke-103 the Maritime Safety Committee di Indonesia program vaksinasi bagi pelaut menjadi salah satu rekomendasi yang harus dipenuhi.

"Dalam sidang Komite tersebut Indonesia mendukung Rancangan Resolusi tentang Rekomendasi tindakan untuk memprioritaskan vaksinasi COVID-19 bagi pelaut," ungkap Hermanta dalam keterangannya, Selasa (15/6/2021).

Pelaksanaan vaksinasi pelaut sudah dimulai lebih awal di Bali di mana Gubernur Bali menghimbau para pelaut Bali untuk mendaftar ke pemerintah atau melalui serikat pelaut Indonesia secara gratis untuk dimasukkan ke dalam daftar vaksin prioritas. Total targetnya ada sebanyak 15.000 pelaut pada akhir 2021 yang divaksinasi.

Selain itu, vaksinasi bagi para pekerja transportasi termasuk para pelaut saat ini tengah berlangsung di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta mulai tanggal 10 hingga 18 Juni 2021 dengan target 10.000 orang atau 1.000 orang per hari.

Pendaftaran vaksinasi dapat dilakukan secara perorangan atau secara kolektif oleh perusahaan. Penyelenggaraan vaksinasi tersebut merupakan bentuk kolaborasi dan sinergi antar instansi pemerintah.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga sedang menggaungkan slogan Indonesian Heroes bagi para pelaut. Tagline Indonesian Heroes merupakan singkatan dari Indonesian Healthy and Ready Onboard Seafares. Ini memiliki arti mengedepankan kesehatan para pelaut terutama di masa pandemi COVID-19.

"Dalam pertemuan antar negara ASEAN yang baru-baru ini dilaksanakan, Indonesia sepakat bahwa pelaut adalah pekerja kunci yang memiliki peran penting sebagai tulang punggung perekonomian sebuah negara," kata Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Antoni Arif Priadi.

(hal/ara)