Ini 3 Jenis Karyawan yang Wajib Ada Dalam Bisnis, Kamu yang Mana?

Soraya Novika - detikFinance
Kamis, 17 Jun 2021 06:47 WIB
Jakarta -

Kehadiran orang kepercayaan atau karyawan yang tepat sangat berpengaruh dalam memajukan bisnis atau usaha yang tengah dibangun. Untuk itu, penting sekali bagi setiap pengusaha lebih cermat lagi dalam merekrut kaki tangannya tersebut.

Menurut CEO dari Calibreworks dan Mindset Merdeka Sunil Tolani, menjaring orang kepercayaan dalam bisnis sama pentingnya seperti mencari istri.

"Sama pentingnya seperti mencari istri," kata Sunil dalam acara d'Mentor detikcom, Rabu (16/6/2021).

Sebelum mencari orang kepercayaan atau karyawan yang tepat dalam bisnis, ada baiknya mengenali berbagai karakter atau kategori pekerja. Sunil membagi karakter pekerja kepada 3 kategori utama yakni robot, the money man, dan the patriot.

Pekerja kategori robot menurut Sunil adalah tipe pekerja yang kerjanya sesuai instruksi perusahaan saja.

"Robot itu yang kerjanya seperti karakternya kalau punya kartu kredit, bayarnya minimum charge-nya doang. Jadi memberikan minimum aja gitu, yang penting jam 5 teng pulang, yang penting kerja dapat gaji," terangnya.

Sedangkan the money man mengukur pekerjaan berdasarkan upah yang diterimanya.

"Ada lagi the money man, dia itu kalau kita interview, dia bakal nanyanya itu gaji gua berapa, nanti kenaikan gua berapa lama, komisi gua berapa, pokoknya money, money, money," paparnya.

Terakhir, the patriot adalah tipe pekerja yang berupaya memposisikan dirinya dengan visi misi perusahaan bahkan bisa memberi andil dalam kemajuan perusahaan tersebut.

"Dia tetap sama semuanya butuh uang, cuma yang patriot itu driven-nya dia pengin tahu tentang perusahaannya. Perusahaan ini 10 tahun lagi masih ada nggak sih, nih perusahaan visi misinya apa, dia mencoba memposisikan dirinya bisa nggak dia masuk dan dia driven," ucapnya.

Tipe patriot ini biasanya yang paling dicari perusahaan. Akan tetapi, bukan berarti dua tipe lainnya harus dihindari. Perusahaan justru butuh kedua tipe lainnya. Hanya saja, harus cermat menempatkan tipe-tipe tadi, agar hasil yang diharapkan bisa tercapai secara maksimal.

"You can not put the money man di bagian keuangan, jebol nanti, you have to put him in the sales. You can not put robot di keuangan, you have to put him di customer service misalnya," tuturnya.

(eds/eds)