Kalla Minta PLN Amankan Pasokan Listrik Selama 5 Tahun
Jumat, 17 Mar 2006 17:30 WIB
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla meminta PLN melakukan percepatan program atau crash programme di bidang ketenagalistrikan dalam waktu 2,5 tahun. Kalla juga meminta agar PLN mengamankan penyediaan listrik nasional selama 5 tahun mendatang.Hal tersebut disampaikan Kalla usai rapat dengan Dirut PLN Eddie Widiono, Meneg BUMN Sugiharto dan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di kantor pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (17/3/2006).Menanggpi permintaan tersebut, Eddie Widiono menyatakan kesiapannya. Selain itu, PLN juga siap untuk membangun pembangkit non BBM yang berasal dari batubara dan gas dalam waktu 2,5 tahun. Pembangkit ini diharapkan bisa memasok sekitar 10 ribu megawatt listrik.Eddie menjelaskan, pembangunan pembangkit non BBM berkapasitas 8.000 megawatt itu diharapkan akan menggantikan pembangkit BBM sehingga akan mengurangi pula angka subsidi BBM."Beban subsidi sebesar Rp 41 triliun dengan asumsi 8.000 pembangkit BBM. Jika ini dilaksanakan, maka akan menghemat sekitar Rp 35 triliun. Untuk melaksanakan program tersebut membutuhkan dana sedikitnya US$ 8 miliar. Dana tersebut akan diambil dari pinjaman melalui IPP (Independent Power Producers) dan dana internal PLN," ujar Eddie.
(qom/)











































