Sri Mulyani: Waspada, Varian Baru COVID-19 Lebih Cepat Menular ke Anak-anak!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 21 Jun 2021 16:09 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hadir dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI. Rapat itu membahas pagu indikatif Kementerian Keuangan dalam RAPBN 2022
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kenaikan kasus COVID-19 menjadi perhatian seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ia mengatakan pemerintah terus memonitoring keadaan seiring dikeluarkannya kebijakan PPKM.

"Tadi dengan bapak Menko Perekonomian terus konsolidasi langkah untuk tangani langkah dan kenaikan COVID ini apa yang dilakukan di beberapa kota melalui PPKM untuk bisa belajar mengendalikan COVID. Namun dari sisi kegiatan sosial ekonomi tetap bisa diseimbangkan," jelas Sri Mulyani di Jakarta, Senin (21/6/2021).

Ia mengatakan, kenaikan kasus positif di Indonesia yang mencapai lebih dari 13 ribu dalam satu hari bisa memengaruhi kondisi perekonomian. Menurutnya, penularan varian baru COVID-19 yang lebih cepat perlu diwaspadai.

"Ada hal positif dan ada yang harus dimonitor dengan kewaspadaan, seperti varian baru COVID-19 dan penularannya lebih cepat masuk ke anak-anak balita terkena," jelasnya.

Untuk itu, kata Sri Mulyani, saat ini pemerintah sedang mengejar target vaksinasi hingga 1 juta per hari untuk bisa meminimalisir kondisi yang terjadi.

"Presiden harapkan 1 juta per hari. Ini butuhkan kerja sama semua pihak. Seluruh resources kita vaksinasi dan skala mikro. Untuk vaksinasi Kemenkes, Pemda, TNI, Polri dimobilisasi," jelasnya.

"Dengan konteks COVID ini dari sisi tren global maupun nasional ada hal optimisme dan ada risiko yang harus diwaspadai," tambah dia.

(kil/fdl)