Ivermectin Produksi Indofarma Disebar di Jabodetabek 2-3 Hari Lagi

Aulia Damayanti - detikFinance
Selasa, 22 Jun 2021 16:06 WIB
Ivermectin is not a brand name: it is the generic term for the drug.
Foto: Getty Images/iStockphoto/RapidEye
Jakarta -

Ivermectin yang sudah kantongi izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mulai didistribusikan. Corporate Secretary PT Indofarma Tbk mengatakan obat itu mulai bisa dibeli di apotek hingga jaringan Halodoc pada 2-3 hari ke depan untuk Jabodetabek.

"Ivermectin dapat di beli di apotek-apotek atau jaringan Halodoc, untuk Jabodetabek kami perkirakan 2-3 hari kedepan sudah tersedia, untuk luar Jabodetabek diperkirakan 4-10 hari ke depan," jelasnya, kepada detikcom Selasa (22/6/2021).

Sementara, untuk distribusinya sudah mulai sejak hari ini, 22 Juni 2021 melalui anak perusahaan Indofarma, PT Indofarma Global Medika (IGM).

Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan dalam penggunaannya obat Ivermectin harus dengan resep dan pengawasan dokter. Dia juga mengungkap harga Ivermectin ini sangat murah, dibanderol mulai Rp 5000-Rp 7.000 per tabletnya.

"Harap diingat, Ivermectin tergolong obat keras dan harus digunakan dengan resep serta pengawasan dokter. Jadi, jangan sekali-kali mengkonsumsi obat ini tanpa resep dokter," ungkap Erick dalam unggahan video di Instagramnya, @erick.thohir.

Ivermectin ini telah mendapatkan izin edar dari BPOM RI bernomor GKL2120943310A1 dan Indofarma siap memproduksi hingga 4 juta tablet Ivermectin 12 mg per bulan.

Saat ini, Ivermectin dalam tahap penelitian di Balitbangkes dan bekerjasama dengan beberapa Rumah Sakit, termasuk di antaranya Rumah Sakit dibawah Kementerian Pertahanan. Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan bahwa Ivermectin dapat digunakan dalam management COVID-19 baik sebagai pencegahan (profilaksis) ataupun pengobatan

Sebelumnya, Indofarma telah memiliki ragam produk untuk penanggulangan COVID-19. Untuk kategori obat, Indofarma telah memproduksi dan memperoleh izin edar antara lain Oseltamivir 75 mg kapsul dan Remdesivir 100 mg injeksi dengan merek
Desrem.

Sedangkan untuk alat kesehatan, Indofarma telah memproduksi dan memperoleh izin edar antara lain Masker medis 3 ply dan Viral Transport Medium.

Lihat Video: Komisi IX Wanti-wanti Penggunaan Ivermectin Sebagai Obat Terapi Corona

[Gambas:Video 20detik]



(zlf/zlf)