Valuasi Capai USD 3,09 M, BRI Jadi Merek Bank Paling Bernilai di RI

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Rabu, 23 Jun 2021 16:00 WIB
Gedung BRI
Foto: Dok. BRI
Jakarta -

Hasil riset dari Brand Finance: Banking 500-2021 menunjukkan BRI menjadi merek bank paling bernilai di Indonesia. Dalam riset tersebut, nilai valuasi merek Bank BRI ditaksir mencapai US$ 3,09 miliar dengan brand rating Triple A (AAA).

Bank BRI menduduki peringkat ke 89 dari 500 bank terbaik di dunia dan menjadi merek bank paling bernilai di Indonesia. Adapun metodologi yang digunakan oleh Brand Finance dalam menyusun valuasi merek terdiri dari beberapa tahapan, di antaranya dengan menggabungkan hasil penilaian Brand Strength Index (BSI), Brand Royalty Rate, serta kinerja Bank BRI secara keseluruhan.

Selain itu, hasil riset juga mencatat total nilai merek 500 bank terbaik di dunia turun sebesar 4 persen di tahun 2020 akibat pandemi COVID-19. Jumlah tersebut setara dengan US$ 1,27 triliun.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan pencapaian BRI tersebut tidak terlepas dari upaya transformasi yang dilakukan sejak sebelum pandemi. Sehingga bank dengan kode emiten BBRI tersebut mampu beradaptasi merespons kebutuhan nasabah dengan cepat, serta mempertahankan kinerja yang positif.

Dia menyebut penghargaan ini merupakan cerminan dari keberhasilan transformasi BRI yang dilakukan sejak tahun 2016.

"Berkaca dari transformasi sebelumnya, dan sebagai respon atas kondisi yang ada saat ini, BRI kini telah menjalankan transformasi 2.0. Melalui program tersebut, kami optimistis ke depan BRI akan terus memberikan nilai positif , baik economic value maupun social value bagi seluruh stakeholders," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (23/6/2021).


Sebagai informasi Brand Finance merupakan konsultan valuasi merek terkemuka di dunia yang telah menerapkan standar ISO 16088 dan ISO 20671 serta tergabung dalam Marketing Accountability Standards Board (MASB). MASB sendiri merupakan organisasi internasional yang menjadi wadah pemasar, media provider, asosiasi dan akademisi untuk meningkatkan serta mengembangkan standar dan praktik marketing untuk mendorong pertumbuhan bisnis.

(ega/hns)