Menaker Akan Bangun 25 BLK Komunitas di Papua Tahun Ini

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Rabu, 23 Jun 2021 21:24 WIB
Menaker Akan Bangun 25 BLK Komunitas di Papua
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Ida Fauziyah menerima audiensi dari Bupati Teluk Wondama, Hendrik S. Mambor secara virtual. Keduanya membahas terkait rencana pemerintah untuk membangun 25 BLK Komunitas di Papua dan Papua Barat pada tahun ini.

Hal tersebut dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat

"Ini komitmen kami untuk meningkatkan kompetensi masyarakat Papua dan Papua Barat," kata Ida dalam keterangan tertulis, Rabu (23/6/2021).

Ida mengatakan pihaknya akan terus mendorong pengembangan kompetensi calon tenaga kerja. Sekaligus memperluas kesempatan kerja lewat Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas.

"BLK Komunitas menjadi sangat strategis dalam mengembangkan kualitas calon tenaga kerja,"

Apalagi BLK Komunitas merupakan wujud upaya Kemnaker dalam untuk menghadirkan sarana dan prasarana pelatihan yang lebih dekat kepada masyarakat.

Melalui pembangunan BLK Komunitas, menurutnya pemerintah dapat menjangkau daerah yang sebelumnya belum terjangkau oleh lembaga pelatihan baik lembaga pelatihan pemerintah maupun lembaga pelatihan swasta.

"BLK Komunitas ini memberikan bekal keahlian vokasi sesuai kebutuhan pasar kerja dan berwirausaha bagi masyarakat sekitarnya," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Teluk Wondama, Hendrik S. Mambor menyampaikan ketertarikannya terhadap program BLK Komunitas. Dia pun menyambut baik rencana pembangunan BLK Komunitas di daerahnya.

"Kami akan komunikasi intens dengan Bapak/Ibu pejabat di Kementerian Ketenagakerjaan agar rencana pembangunan BLK Komunitas ini segera terlaksana," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, program BLK Komunitas merupakan terobosan Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan kompetensi SDM Indonesia untuk melengkapi soft skill dan pendidikan karakter yang ada dengan tambahan keterampilan atau hard skill di lembaga keagamaan atau komunitas.

(akd/hns)