10 Kota dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia, Jakarta Masuk?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 24 Jun 2021 14:59 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto/detikcom
Jakarta -

Kota Ashgabat di Turkmenistan menjadi kota dengan biaya hidup termahal pada 2021. Hal ini berdasarkan survei yang dilakukan konsultan sumber daya manusia dan keuangan Mercer.

Tahun ini Mercer mencatat kota-kota di Asia mendominasi daftar kota dengan biaya hidup termahal. Dalam 10 besar daftar yang dibuat Mercer, ada setidaknya lebih dari setengah kota dari kawasan Asia, mulai Hong Kong, Tokyo, Shanghai, Singapura, hingga Beijing.

Mercer menilai dampak pandemi COVID-19 terhadap ekonomi dunia berimbas pada perubahan biaya hidup yang signifikan. Sebagai contoh, Kota Beirut di Lebanon melonjak ke posisi ke-3 kota dengan biaya hidup termahal.

Padahal, pada 2020, Beirut bertengger di posisi ke-45. Pandemi membuat posisinya naik 42 peringkat. Mercer menilai hal ini merupakan akibat dari eskalasi krisis-krisis keuangan yang terjadi di negara tersebut dan ditambah dengan depresi ekonomi yang parah imbas dari pandemi.

"Beirut berada di peringkat ketiga, naik 42 posisi sebagai akibat dari depresi ekonomi yang parah dan ekstensif akibat eskalasi beberapa krisis-krisis keuangan terbesar di negara itu, dan ditambah lagi efek COVID-19. Ledakan Pelabuhan Beirut pada 2020 juga berpengaruh," ungkap Mercer dalam laporannya, dikutip detikcom Kamis (24/6/2021).

Survei yang dilakukan Mercer mencakup lebih dari 400 kota di seluruh dunia di lima benua dan mengukur biaya komparatif lebih dari 200 item di setiap lokasi. Termasuk perumahan, transportasi, makanan, pakaian, barang-barang rumah tangga, dan hiburan. Namun tidak dijelaskan berapa besaran nilainya.

Sementara itu, Jakarta, yang merupakan ibu kota Indonesia, pada daftar ini berada pada posisi 104 kota termahal di dunia. Biaya hidup Jakarta turun dari peringkat sebelumnya di 86.

Posisi Jakarta turun disebut karena adanya perubahan signifikan pada fluktuasi mata uang dan tingkat deflasi. Hal ini membuat kota-kota Asia Tenggara turun peringkat.

Selain Jakarta, beberapa kota lain di Asia Tenggara juga turun peringkat. Misalnya saja Bangkok di Thailand berada di posisi 46, turun 11 peringkat. Kemudian Kuala Lumpur di peringkat 144, turun 8 peringkat.

Lalu kota apa saja dengan biaya hidup paling mahal? Berikut ini daftarnya:
1. Ashgabat, Turkmenistan
2. Hong Kong
3. Beirut, Lebanon
4. Tokyo, Jepang
5. Zurich, Swiss
6. Shanghai, China
7. Singapura
8. Jenewa, Swiss
9. Beijing, China
10. Bern, Swiss

Tonton juga Video: Cerita Nadhira Afifa soal Biaya Hidup saat Kuliah di Harvard

[Gambas:Video 20detik]



(hal/zlf)