Integrasi Pelindo Dapat Restu & Dukungan dari Serikat Pekerja

Yudistira Perdana Imandiar - detikFinance
Jumat, 25 Jun 2021 08:32 WIB
Pelindo
Foto: Dok. Pelindo
Jakarta -

Kebijakan integrasi layanan PT Pelabuhan Indonesia I, II, III, dan IV (Persero) mendapatkan dukungan dari serikat pekerja masing-masing perseroan. Dukungan dituangkan dalam berita acara kesepakatan yang dilakukan oleh Ketua Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) I, II, III, dan IV bersama Direktur Utama dari keempat perseroan, Kamis (24/6).

Ketua Serikat Pekerja PT Pelabuhan Indonesia (SPPI) II sekaligus Sekjen FSPPI (Federasi Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia) Dodi Nurdiana menyampaikan, serikat pekerja mendukung penuh rencana integrasi yang sedang dipersiapkan oleh manajemen. Pihaknya memandang keempat perseroan menunjukkan kekompakan, kesepahaman, dan manajemen yang terbuka.

"Serikat pekerja akan berada di garda terdepan mengawal proses integrasi ini sampai selesai, ini tidak mudah namun harus berhasil," kata Didi dalam keterangan tertulis, Jumat (25/6/2021).

Ia menyatakan serikat pekerja siap jika dilibatkan dalam seluruh proses pembahasan persiapan integrasi Pelindo. Bagi serikat pekerja, ungkap Didi, perseroan merupakan wadah bagi pegawai untuk menunjukkan aktualisasi diri.

"Kami juga akan menjadi yang terdepan mendukung pemberantasan pungli untuk mewujudkan pelabuhan bersih," ujar Dodi.

Direktur Utama Pelindo II Arif Suhartono mengapresiasi dukungan dari serikat pekerja dalam program sinergi dan integrasi BUMN layanan pelabuhan. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan adanya keselarasan dan kesepahaman antara jajaran manajemen dan serikat pekerja.

"Kita sudah sepakat untuk menciptakan sejarah kepelabuhanan. Terima kasih sudah ikhlas kita untuk bergabung menjadi satu," ujar Arif.

Ia menjelaskan sinergi dan integrasi BUMN dalam layanan pelabuhan merupakan bentuk nyata untuk meningkatkan kualitas layanan jasa kepelabuhanan. Dengan adanya integrasi Pelindo, kata Arif, standar pelayanan di seluruh pelabuhan dari Sabang sampai Merauke akan sama. Hal ini akan meningkatkan daya saing logistik di Indonesia yang selama ini masih dianggap kurang optimal.

"Dukungan serikat pekerja menjadikan manajemen semakin mantap untuk mempercepat proses integrasi, semoga ini menjadi awal yang baik untuk kebersamaan kita semua," imbuh Arif.

(akn/ara)