Anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk,PT Jasa Marga Related Business (JMRB) berencana masuk ke bisnis bidang internet. Bukan sebagai penyedia layanan internet, namun sebagai penyedia infrastruktur berupa fiber optik.
Direktur Bisnis Komersial JMRB Imad Zaky Mubarak menjelaskan, pihaknya berencana masuk ke bidang itu karena melihat potensi yang ada. Sebagai anak usaha, pihaknya juga mendapat tugas untuk mengoptimalkan potensi aset yang ada.
"Kami anak usaha perusahaan Jasa Marga ini ditugaskan untuk memanfaatkan potensi aset yang Jasa Marga punya. Jadi kalau kita lihat perkembangan zaman, teknologi pasti berkembang, bisnis apa yang akan semakin berkembang ke depannya pasti teknologi. Kami juga bergerak di bidang advertising, nanti pasti jaringan fiber itu juga akan berguna lini binis yang di iklan," terangnya kepada detikcom, Jumat (25/6/2021).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menuturkan, langkah ini sebagai bagian dari upaya untuk mencari pendapatan baru. Apalagi, pendapatan di tol menurun terdampak pandemi COVID-19.
Meski begitu, dia menuturkan, langkah ini bukan berarti pihaknya keluar dari inti bisnis (core).
"Potensi besar, seiring ya mungkin jalan tol mungkin sekarang selama COVID ini agak sedikit menurun pendapatannya, jadi kita mencoba men-generate revenue dengan memaksimalkan aset yang kita punya. Bukan keluar dari core ya," katanya.
Pihaknya berencana mengimplemetasikan bisnis ini atau memasang jaringan fiber optik ke tol yang dikelola Jasa Marga pada kuartal IV tahun ini. Sebagai tahap awal, pihaknya menyasar tol Pulau Jawa yang dikelola Jasa Marga.
"Kita masih dalam kajian, sebenarnya kita sudah kaji dari tahun ini. Harapannya di Q4 bisa implementasi," ujarnya.
"Kita bikin planing itu long term sesuai dengan konsesi Jasa Marga. Untuk implementasi pasti bertahap, tapi kita di tahap awal pasti fokusnya di Pulau Jawa karena kita mayoritas di Pulau Jawa. Ruas-ruas tol Jasa Marga kebanyakan di Pulau Jawa, jadi fokus pertama di Pulau Jawa," katanya.