Stok Tabung Oksigen di Pasar Pramuka Ludes, Isi Ulangnya Masih Ada?

Siti Fatimah - detikFinance
Jumat, 25 Jun 2021 19:17 WIB
Kasus COVID-19 di Indonesia tengah mengalami lonjakan. Pada periode ini, kebutuhan oksigen medis ikut meningkat.
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Tabung oksigen medis dikabarkan tengah langka. Padahal tabung oksigen menjadi komponen penting untuk menangani pasien Corona. Ketua Harian Himpunan Pedagang Farmasi Pasar Pramuka Yoyon mengatakan, hari ini stok tabung oksigen di Pasar Pramuka sudah habis total.

"Sejauh ini menipis, untuk hari ini saja sudah habis, habis total," katanya kepada detikcom, Jumat (25/6/2021).

Yoyon berharap pemerintah segera menangani masalah ini dan meminta agar mengimbau distributor untuk segera meluncurkan stok tabung oksigen. Agar masyarakat tidak kebingungan mencari oksigen.

"Mohon bantuan pemerintah agar mengimbau distributor oksigen untuk segera meluncurkan ke Pasar Pramuka, agar masyarakat tidak kebingungan," tandasnya.

Dia mengatakan untuk pengisian ulang oksigen masih ada. "Tapi untuk pengisian ulang stand by semuanya, ada. Ini memang tabungnya kendalanya," ungkapnya.

Namun saat dihubungi terpisah, pedagang isi ulang gas di depan Pasar Pramuka Arima Gas mengatakan stok gas oksigen di tempatnya siang ini sudah habis karena tingginya permintaan.

"Siang ini sudah habis, kemarin masih ada. Karena banyak yang keluar," kata Arief pemilik toko isi ulang gas.

Untuk persediaan stok isi ulang, Arief mengatakan saat ini sedang mengecek pasokan di pabrik gas di daerah Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

"Saya masih nunggu kabar orang saya nih, lagi ke pabrik daerah Pesanggrahan Ulujami, Jakarta Selatan," terangnya.

Sebagai informasi, menipisnya stok oksigen sebelumnya telah banyak dikeluhkan oleh beberapa rumah sakit. Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) mengatakan wilayah Jawa Tengah melaporkan stok oksigen di rumah sakit-rumah sakit mulai menipis.

Sementara, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan stok oksigen masih ada dan cukup. "Kami bisa sampaikan bahwa oksigen yang ada, cukup," tegasnya, dalam konferensi pers, hari ini.

Budi Gunadi mengatakan telah mendapatkan komitmen dari penyalur oksigen di Indonesia untuk mengalihkan kapasitas oksigen untuk industri ke oksigen medis. Namun, dia mengungkap kendala terkait oksigen lainnya adalah pendistribusian.

(dna/dna)