Buka Akses Perjalanan Terbatas, Ini Manfaatnya Buat RI

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 29 Jun 2021 14:33 WIB
PLN Batam
Foto: PLN Batam (Istimewa)
Jakarta -

Kota Batam merupakan salah satu kota yang posisinya sangat strategis. Tak sedikit manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat Kota Batam karena fakta ini, salah satunya yaitu sektor pariwisata. Sehingga, Kota Batam pun terpilih menjadi daerah yang diusung oleh Pemerintah RI untuk kerjasama Travel Corridor Arrangement (TCA) dengan dua daerah lainnya yaitu Bintan dan Bali.

TCA atau juga dikenal dengan nama Reciprocal Green Lane (RGL) adalah katalisator bagi upaya sebuah negara untuk meningkatkan jumlah pengunjung internasional yang nantinya akan bermuara pada peningkatan pendapatan.

Dirut PLN Batam, Nyoman Astawa mengatakan sangat menyambut baik mengenai TAC karena akan memungkinkan perjalanan lintas antar negara seperti bisnis, kunjungan resmi, dan lainnya menjadi lebih mudah antar negara.

"Keputusan pemerintah pusat menjadikan Batam sebagai daerah TCA akan menjadi potensi besar bagi Kota Batam. Tidak hanya di sektor pariwisata saja, namun di sektor lainnya seperti perdagangan, pendidikan, dan sebagainya," ujar Astawa (28/06/2021).

Nyoman Aswata menyampaikan bahwa dengan hadirnya TCA ini kedepannya dapat menghidupkan kembali ekonomi Kota Batam yang saat ini masih tersendat dikarenakan pandemi COVID-19. Secara tidak langsung, langkah pemerintah tersebut dapat menjadi angin segar bagi PLN Batam untuk mengenalkan inovasi-inovasi yang telah dikembangkan dalam melayani masyarakat.

"Inovasi-inovasi tersebut seperti pelayanan digital hingga upaya untuk menaikkan energi terbarukan (EBT) sebagai sumber listrik utama bagi Kota Batam. Ke depannya TCA ini tidak hanya menjadi jalan bagi pariwisata saja, namun juga dapat menjadi gerbang bagi PLN Batam untuk dapat membangun mitra kerjasama dengan perusahaan-perusahaan internasional," kata Nyoman Astawa.

Nyoman Astawa juga menyebutkan bahwa PLN Batam siap mendukung TCA tersebut dengan memastikan ketersediaan pasokan listrik kota batam tersedia dengan baik dan harga yang tetap stabil di tengah pandemi yang telah menggerogoti hampir sebagian besar sektor perekonomian Kota Batam , khususnya yang tidak jauh dari sektor pariwisata seperti industri UMKM, hotel dan resto, objek wisata, dan fasilitas publik lainnya

Saat ini, telah tercatat setidaknya beberapa negara yang mengikuti TCA ini, yaitu Uni Emirat Arab (UEA), Singapura, Tiongkok, Korea Selatan, ASEAN, dan Belanda.

(dna/dna)