Lego 50% Blok Cepu ke Exxon, Pertamina Cuma Dapat US$ 70 Jt

Lego 50% Blok Cepu ke Exxon, Pertamina Cuma Dapat US$ 70 Jt

- detikFinance
Selasa, 21 Mar 2006 11:05 WIB
Jakarta - Pertamina ternyata hanya mengantongi uang tunai US$ 70 juta dari hasil melego Blok Cepu sebesar 50 persen kepada ExxonMobil Oil Indonesia (EMOI). Padahal total hasil melego 50 persen saham milik Pertamina di Blok Cepu mencapai US$ 400 juta. Kemana sisanya?"Pertamina mendapatkan uang cash US$ 70 juta. Sisanya dalam bentuk apa tanyakan silakan tanya ke Pertamina," kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro.Hal itu disampaikan Purnomo kepada wartawan usai rapat dengan Komisi VII DPR di Gedung DPR/MPR Jalan Gatot Subroto yang berlangsung hingga Selasa (21/3/2005) pukul 01.15 WIB. Hadir dalam rapat tersebut Dirut Pertamina Ari Soemarno dan Kepala BP Migas Kardaya Warnika.Purnomo tidak menjawab secara pasti siapa yang menandatangani proses pengalihan 50 persen Blok Cepu sehingga pola technical assistance contract (TAC ) beralih menjadi kontrak kerja sama (KKS). Padahal sebelumnya Purnomo menyatakan bahwa mantan Dirut Pertamina Widya Purnama lah yang menandatanganinya."Saya tidak masuk dalam tim negosiasi. Kami hanya mendapatkan laporan dari Pertamina soal pengalihan itu dari Pertamina," kata Purnomo.Dia mengaku tidak tahu apa istilah dari pengalihan itu sehingga 50 persen saham Blok Cepu yang tadinya milik Pertamina diberikan kepada EMOI. "Istilahnya ada yang mengatakan sunk cost, atau kompensasi. Kalau saya memberi istilah farm out," ujarnya.Dalam rapat tersebut Anggota Komisi VII Tjatur Sapto Eddy menyebutkan, pengalihan 50 persen saham itu dilakukan atas nama tim negosiasi yang ketika itu dipimpin oleh Komisari Utama Pertamina Martiono. Tjatur pun mempertanyakan siapa yang menandatangani kesepakatan itu. Namun sayang hingga rapat berakhir, tak ada kejelasan siapa yang harus bertanggung jawab. Martiono dalam rapat itu juga menyebutkan bahwa pengalihan saham Pertamina ke EMOI itu terjadi setelah ada persetujuan perubahan TAC menjadi KKS. Sehingga split antara pemerintah dan operator (Pertamina dan EMOI) menjadi 60:40. "Dari 40 persen ini kemudian dialihkan kepada Exxon dan Pertamina mendapatkan US$ 400 juta dalam bentuk cash ataupun in kind," ujarnya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads