95% Pengusaha Dunia Butuh Mentor, Ini Alasannya

Siti Fatimah - detikFinance
Kamis, 01 Jul 2021 06:31 WIB
Jakarta -

Di tengah situasi pandemi COVID-19 ada banyak pengusaha-pengusaha pendatang baru yang mulai merintis usahanya. Entah karena terkena dampak pemutusan kerja sehingga mulai merambah bisnis lain atau menambah penghasilan dari bisnis rumahan.

Pengusaha pun cenderung masih meraba-raba dan gamang untuk mulai beradaptasi dengan perubahan pembatasan di dunia wirausaha. Di situlah, peran mentor atau coach untuk membantu pengusaha mengembangkan bisnisnya.

CEO PT Duta Sukses Dunia Yudi Candra mengungkapkan, di dunia ini ada 95% pengusaha membutuhkan mentor dan 5% lainnya tidak membutuhkan mentor. Menurutnya, pengusaha yang serius untuk berkembang akan menggunakan mentor dalam manajemen wirausahanya.

"Ketika Anda merasa kesulitan, tertekan, Anda butuh mentor bisnis, karena mentor itu akan bisa melihat potensi dari sudut pAndang lain. Kalau Anda mau serius sampai ke kelas regional, kelas dunia, ya banyak sekali contoh-contoh pemain dan pebisnis dunia yang punya mentor," kata Yudi dalam acara d'Mentor, Rabu (30/6/2021).

Sementara itu, 5% pengusaha yang tidak membutuhkan mentor disebutnya bukan tanpa sebab. Menurutnya, pengusaha yang tidak butuh mentor merupakan pengusaha yang tidak ingin berkembang dan asyik dengan zona nyamannya.

"Jadi alasannya begini kalau Anda sudah puas dengan diri Anda, contohnya Anda sudah puas menjadi pebisnis di komplek ya mungkin Anda nggak butuh mentor, karena saya rasa Anda hanya mau kelas komplek, mungkin saja Anda nggak mau juga untuk berkembang," ujar Yudi.

Selain karena sudah puas menjadi pengusaha di kandang sendiri, Yudi juga menilai, 5% orang yang tidak membutuhkan mentor karena pengusaha tersebut sudah merasa pintar. "Dan orang yang merasa pintar nggak butuh mentor," ujarnya.

"Kalau sudah puas dan happy di zona nyaman, ngapain butuh mentor lagi kan Anda memang sukanya gitu. Mereka tidak punya mimpi lagi, nggak mau berkembang lagi dan hanya menunggu waktu," ujarnya.

Bahkan, dia mengatakan, sekelas mantan Presiden Amerika Serikat pun memiliki mentor atau pelatih. Menurutnya, seseorang bisa dikatakan tidak membutuhkan mentor saat dia menjadi seorang pencipta atau penemu.

"Jadi seperti Presiden Bill Clinton pun ada coach-nya, ada mentornya, termasuk CEO Google. Kecuali jika Anda seorang pencipta seperti contoh Ibnu Firnas di tahun 852 masehi belajar terbang, Anda nggak butuh mentor karena nggak ada orang yang bisa terbang. You are the creator," pungkasnya.

(zlf/zlf)