Jepang-RI Masih 'Bertikai', Proyek MRT Terpaksa Ditunda
Selasa, 21 Mar 2006 11:57 WIB
Jakarta - Pemerintah Jepang dan Indonesia hingga saat ini masih 'bertikai' soal skema utang proyek Mass Rapid Transportation (MRT). Proyek ambisius ini pun akhirnya ditunda.Pemerintah Indonesia menginginkan Jepang mengenakan skema untight untuk proyek MRT itu agar bisa menyerap tenaga kerja yang lebih besar dan bahan bakunya diambil dari dalam negeri. Sementara Jepang bersikukuh pinjaman itu harus menggungkan skema tight."Proyek MRT kita tunda sampai Jepang mau menerima term-term yang kita minta. Tidak untight tapi tight," ujar Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta usai rakor pembangunan pusat di Kantor Bappenas, Jalan Taman Suropati, Jakarta, Selasa (21/3/2006).Menurut Paskah, Indonesia punya kemampuan dan teknologi untuk membangun MRT. "Jadi kenapa kita harus mengandalkan orang lain," cetus Paskah.Namun menurut Paskah, untuk proyek-proyek lain yang dibiayai pemerintah Jepang akan tetap berjalan. Proyek MRT pada tahun ini masih dalam proses desain engineering service. Proyek ini diperkirakan akan berjalan pada tahun 2008.
(qom/)











































