Luhut Woro-woro Mau Sidak Penimbun Obat... Eh Disentil Susi

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 06 Jul 2021 20:00 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan kepada awak media mengenai kebijakan pemerintah terkait cantrang di Jakarta, Kamis (17/1/2018). Dalam kebijakan ini pemerintah memberikan kesempatan bagi para nelayan di pantura untuk beralih dari cantrang.
Luhut Woro-woro Mau Sidak Penimbun Obat... Eh Disentil Susi

Mereka yang menimbun barang keperluan medis, termasuk pasokan oksigen dapat dijerat dengan Undang-undang Perdagangan, Undang-undang Kesehatan, dan Undang-undang Perlindungan Konsumen.

"Bisa diancam dengan ancaman 6 tahun penjara dan hukuman denda Rp 2 miliar," kata Brigjen Rusdi Hartono Karopenmas Divhumas Polri dalam diskusi virtual, Selasa (6/7/2021).

Pihaknya pun mendengar banyak masyarakat yang melakukan penimbunan alkes sehingga muncul kelangkaan di masyarakat. Tak hanya itu, pihaknya juga akan memelototi oknum-oknum yang menjual obat atau alkes melebihi harga eceran tertinggi (HET). Ada sanksinya juga untuk perbuatan tersebut.

"Obat yang harganya sekian, di saat orang membutuhkan harganya tinggi. Di sinilah peran Polri dalam penegakan hukum di masa diberlakukannya PPKM Darurat itu sendiri," papar Rusdi.

"Tentunya Polri telah melakukan pemantauan, selain perdagangan obat secara online juga perdagangan langsung dan pemantauan di pabrik serta distribusinya," lanjutnya.


(hal/fdl)