Caplok Gojek di Thailand, Bos Airasia: Saya Ingin Meniru Mereka

Jihaan Khoirunnisaa - detikFinance
Rabu, 07 Jul 2021 18:25 WIB
Tony Fernandes
Foto: Tony Fernandes (AFP)
Jakarta -

Lini bisnis digital baru dari Airasia Group, Airasia Digital, resmi mengambil alih operasional Gojek di Thailand. Kemitraan strategis antara Airasia Digital dan Gojek ini dinilai saling menguntungkan. Dengan begitu diharapkan mampu memperkuat investasi dan fokus pengembangan Gojek di Vietnam dan Singapura.

Sementara itu, Gojek akan mendapatkan kepemilikan saham di super app Airasia yang saat ini memiliki valuasi mencapai US$ 1 miliar.

CEO Group Airasia, Tony Fernandes mengatakan ada sederet hal yang dipelajari oleh Airasia dari Gojek. Menurutnya platform layanan on-demand dan pembayaran di Asia Tenggara tersebut telah membuktikan kesuksesannya dalam membangun model bisnis di Indonesia dan Singapura.

"Bagi saya, Gojek telah membuktikan bisnisnya dapat berjalan dan saya ingin meniru mereka. Gojek selalu berada di lini terdepan (dalam bisnis ini)," ujar Tony dalam keterangan tertulis, Rabu (7/7/2021).

Lebih lanjut, Tony menyatakan kekagumannya kepada Gojek. Bagi dirinya, Gojek menjadi salah satu perusahaan yang berhasil membuat super app dan ditiru oleh perusahaan lainnya.

"Pelopor dari penerbangan bertarif rendah (low-cost airline) adalah Southwest dan saya meniru model mereka dan RyanAir serta EasyJet. Bagi saya, di ASEAN Gojek merupakan perusahaan pertama yang benar-benar membuat super app dan perusahaan lain telah meniru mereka. Oleh karena itu, saya perlu belajar banyak dari mereka. Tentunya, akuisisi ini bukan hanya tentang Thailand, tapi juga tentang bagaimana saya belajar dari Gojek dalam membangun operasi bisnisnya di Thailand, yang diambil dari kesuksesan mereka di Indonesia dan Singapura," katanya.

"Jadi, nilai Gojek untuk Airasia digital adalah yang pertama akuisisi bisnis. Kedua adalah hubungan dengan karyawan Gojek. Dan ketiga adalah kolaborasi yang kami dapat lakukan bersama dan saling melengkapi," lanjutnya.

Untuk diketahui, di saat yang bersamaan Gojek juga akan meningkatkan investasi di Vietnam dan Singapura sebagai sentra pertumbuhan bisnis internasional mereka. Khusus di Singapura, Gojek bakal menambah jumlah mitra pengemudi dan merchant, meningkatkan pengalaman pengguna, serta meluncurkan produk dan layanan baru, seperti peluncuran produk terbaru GoTaxi.

Sementara di Vietnam, Gojek akan segera meluncurkan layanan GoCar. Layanan ini nantinya akan melengkapi layanan roda dua, logistik, dan pesan antar makanan yang sudah tersedia.



Simak Video "Gojek Dapat Suntikan Rp 4,3 T dari Telkomsel, Bakal Dipakai Buat Apa?"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/dna)