Kacau! Apotek di Seluruh Lebanon Mogok Jualan

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 09 Jul 2021 13:42 WIB
ilustrasi obat
Ilustrasi/Foto: shutterstock
Jakarta -

Asosiasi Pemilik Apotek mengumumkan mogok kerja di seluruh Lebanon mulai Jumat pagi. Kondisi tersebut terjadi di tengah-tengah krisis ekonomi negara tersebut yang kian parah.

Mogok kerja akan berlangsung sampai Kementerian Kesehatan mengeluarkan peraturan untuk obat-obatan, dan mengklasifikasikannya sesuai kesepakatan dengan Bank Sentral Lebanon mengenai identifikasi obat-obatan bersubsidi dan obat-obatan yang tidak didukung. Demikian dilansir Roya News, Jumat (9/7/2021).

Majelis mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mogok terjadi setelah Banque du Liban mengeluarkan keputusan akhir tentang membatasi dukungan untuk obat-obatan kanker, dan obat-obatan untuk penyakit yang tidak dapat disembuhkan serta kronis untuk jangka waktu terbatas.

Pernyataan itu menambahkan bahwa importir hampir sepenuhnya berhenti mengirimkan obat ke apotek Lebanon, setelah serangan berulang dan kasus perampokan di lembaga farmasi, di samping penyebaran obat palsu dan selundupan yang belum pernah terjadi sebelumnya di rumah, gudang, media sosial, dan tempat ibadah.

Sebuah sumber yang prihatin di Kementerian Energi dan Minyak mengatakan bahwa dua kapal bermuatan minyak berada di perairan Lebanon dan akan mulai dibongkar pada malam hari, yang akan membantu meringankan krisis.

Selain itu, kedutaan Qatar di Beirut mengumumkan bahwa mereka akan memberikan dukungan kepada tentara Lebanon dengan 70 ton makanan per bulan selama setahun.

Kamis pagi, sebuah pesawat Angkatan Udara Qatar tiba di Bandara Internasional Rafic Hariri, membawa 70 ton makanan sebagai hadiah kepada Angkatan Darat Lebanon.

Simak Video: Parahnya Krisis Ekonomi di Lebanon, Warga Berebut Bensin di SPBU

[Gambas:Video 20detik]



(toy/ara)