Pertamina Operasikan 27 ISO Tank untuk Penuhi Kebutuhan Oksigen

Erika Dyah - detikFinance
Minggu, 11 Jul 2021 12:01 WIB
Pertamina
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

Kementerian BUMN tengah mendorong percepatan penanganan COVID-19 dan menggerakkan perusahaan plat merah untuk berkontribusi. Terutama, mendukung pasokan oksigen bagi pasien COVID-19.

Saat meninjau kegiatan 'Bantuan ArmadaIsotank untuk Distribusi Oxygen Medis' yang diselenggarakan di Lapangan Nusantara 03, Pelabuhan TanjungPriok, Sabtu (10/7), Menteri BUMN ErickThohir mengapresiasi dukungan BUMN termasuk Pertamina bersama anak perusahaan dalam rangka percepatan penanganan pasokan oksigen. Ia menjelaskan kini BUMN melakukan tugas-tugas untuk mendukung kementerian lain, seperti kebutuhan oksigen di Rumah Sakit (RS) yang sangat penting saat ini.

"Kita memang tidak memproduksi oksigen untuk medical, tetapi fasilitas yang kita punya bisa diswitch sebagian untuk medical. Ini yang saya tekankan kepada seluruh direksi BUMN bahwa kita harus menjadi service-oriented bukan birokrasi. Jangan pernah lelah ketika kita harus membantu rakyat. Kita buktikan dengan kekonkretan," tegas Erick dalam keterangan tertulis, Minggu (11/7/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza turut menyampaikan apresiasi kepada Menteri BUMN bersama jajaran BUMN yang telah menyediakan fasilitas armada ISO Tank untuk memastikan ketersediaan oksigen terdistribusi dengan baik. Menurutnya, lewat penyediaan ini pemerintah dapat menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak panik sebab ketersediaan oksigen mencukupi.

"Apresiasi kami kepada Kementerian dan jajaran BUMN atas dukungannya yang sangat besar. Jangan lelah Pak Erick dan BUMN. Kita sedang berperang dengan musuh yang tidak kelihatan tapi mematikan sehingga semua harus waspada," ucap Faisol.

Di sisi lain, Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina, Mulyono menyampaikan pihaknya berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam penanganan COVID-19, tidak terkecuali pada pemenuhan kebutuhan oksigen saat ini.

"Dari 27 ISO Tank yang dioperasikan Pertamina saat ini berkapasitas 540 ton oksigen, sehingga menyumbang 60% dari kapasitas yang sudah ada," ungkap Mulyono.

Ia menyebutkan dukungan pasokan oksigen dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 ini sebagai sinergi berbagai pihak di antaranya Pertamina Grup dalam pengelolaan trucking ISO Tank yang melibatkan Subholding Commercial and trading PT Patra Niaga dan anak usaha Subholding Gas, PT Gagas. Sementara untuk bantuan ISO tank, katanya, datang dari PT Pertamina Gas (Pertagas), IMIP, dan PT AICO.

Ia pun menjelaskan pasokan oksigen ada dari sejumlah pihak seperti Samator dan LINDE, serta dukungan penuh penerimaan ISO tank dari PT Pelindo II.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelindo II, Arif Suhartono menyampaikan pihaknya bekerja sama dengan BUMN lain sangat mendukung distribusi logistik kesehatan melalui wilayah Pelabuhan yang dikelola PT Pelindo II.

"Dan kami juga telah berkoordinasi dengan PT Pelindo I, III dan IV berkomitmen memastikan distribusi logistik secara optimal di seluruh wilayah Indonesia, khususnya untuk bidang kesehatan dalam penanganan COVID-19," jelasnya.

Sebagai informasi, 21 ISO tank juga telah didatangkan sebelumnya dari Morowali Sulawesi Utara pada Senin (5/7) sehingga kini total ISO Tank yang dioperasikan Pertamina berjumlah 27 ISO Tank.

(akn/hns)