Wapres Minta Krakatau Steel Ekspansi Baja ke Kalimantan

Wapres Minta Krakatau Steel Ekspansi Baja ke Kalimantan

- detikFinance
Kamis, 23 Mar 2006 14:30 WIB
Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menginstruksikan PT Krakatau Steel dan pelaku industri baja lainnya menghentikan ekspansi baja ke Cilegon. Ia meminta ekspansi baja dipindahkan ke Kalimantan atau tempat lain yang memenuhi unsur ekonomis."Karena itu tidak ada lagi perluasan ekspansi Cilegon, pindahkan ke tempat yang lebih memenuhi unsur ekonomis dari pabrik itu. Itu satu hal yang kita putuskan dan perintahkan untuk Krakatau Steel. Karena kalau pemerintah yang instruksikan, itu perintah, bukan kebijakan," tegas Kalla.Hal tersebut disampaikan Kalla saat memberi sambutan dalam 'Simposium Pengembangan Industri Baja Indonesia' di Hotel Four Seasons, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (23/3/2006).Kalla menilai, dengan ekspansi ke wilayah yang dekat dengan sumber bahan baku, maka biaya produksi menjadi efisien dan kemampuan bersaing terutama dari Cina bisa meningkat.Kalla juga menyoroti biaya produksi baja Cina yang lebih rendah dari Indonesia, padahal bahan baku dan batubaranya dibeli dari Indonesia. "Masak bahan baku dari Indonesia, batubara dari Indonesia, dia (Cina) lebih murah dari kita. Apa urusannya dia lebih murah dari kita," cetus Kalla.Harga baja lokal buatan PT Krakatau Steel saat ini mencapai US$ 400-500 per ton. Sementara Cina harganya kini turun menjadi US$ 350 per ton. Wapres menilai, sulit bagi produk baja lokal untuk bersaing dengan produk baja Cina jika kondisi yang ada saat ini masih terus berlangsung."Karena apa pun kebijakan pemerintah, selama cost-nya 400 dolar, omong kosong semua. Siapa yang kena? rakyat yang kena, industri yang kena, industri hilir yang kena, rakyat yang beli kena semua. Hanya itu untuk menghadapai tantangan pada masa depan tidak ada cara lain," tegas Kalla. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads