Tutup Subsidi PLN, Pemerintah Kaji Belanja Departemen
Kamis, 23 Mar 2006 14:44 WIB
Jakarta -
Pemerintah saat ini tengah mencari pembiayaan untuk menutup subsidi listrik untuk Perusahaan Listrik Negara (PLN). Salah satu alternatif yang dikaji adalah pengalihan belanja dari departmen yang realisasinya rendah.Hal tersebut disampaikan oleh Dirjen Perbendaharaan Departemen Keuangan (Depkeu) Mulia P Nasution, usai rapat dengan Komisi X DPR mengenai tim penanggulangan bencana Aceh di Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (23/3/2006).Namun Mulia belum mau menyebutkan, belanja departemen mana saja yang akan dialihkan untuk membiayai subsidi listrik tersebut. "Wah ini harus disisir, belanja-belanja di departemen yang realisasinya cukup rendah," ujar Mulia.Menurut Mulia, anggaran yang direalokasikan dari departemen adalah anggaran yang belum terserap dalam beberapa bulan ke depan."Kita harus lihat satu per satu, misalnya dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang diluncurkan. Juga bisa dilihat berapa yang digunakan sampai akhir April, kan banyak pembangunan gedung baru, pengadaan kendaraan yang memang belum dilaksanakan," tutur Mulia.Mengenai kemampuan APBN mengatasi tingginya subsidi listrik ini, Mulia hanya menjawab,"Justru itu kalau kita bisa membatasi defisit saja sudah bagus."
(ir/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































