Pengusaha RI Kurang Agresif Buka Pasar di Eropa
Kamis, 23 Mar 2006 15:06 WIB
Jakarta - Pengusaha Indonesia dinilai kurang agresif dalam memasarkan produk-produknya ke pasar Eropa. Padahal produk buatan Indonesia terutama consummer goods memiliki potensi yang baik untuk dipasarkan di Eropa.Demikian diungkapkan oleh Alain-Pierre Mignon, Indonesian-French Chamber of Commerce and Industri (IFCCI) di sela acara konferensi penguatan manajemen dan promosi investasi daerah di era desentralisasi dengan mengacu pengalaman Eropa, yang berlangsung di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (23/3/2006). "Seharusnya selain pengusaha Prancis masuk ke Indonesia, pengusaha Indonesia juga bisa masuk ke pasar Eropa. Produk Indonesia memiliki potensi terutama untuk consummer goods," kata Mignon. Menurut Mignon, produk consummer goods Indonesia memiliki harga yang lebih kompetitif dibanding dengan produk sejenis milik Prancis saat ini.Mignon meyakinkan bahwa tidak ada masalah dalam perpajakan jika pengusaha Indonesia memiliki kemauan untuk masuk ke pasar Prancis."Untuk negara seperti Indonesia saya kira pajak tidak ada masalah, kami Kadin Prancis siap memfasilitasi," janji Mignon.Justru yang menjadi masalah, ungkap Mignon, adalah kestabilan kualitas. Dicontohkan, biasanya kontainer pertama dan kedua kualitas barang masih bagus tapi seterusnya menurun."Jadi nanti harus ada standar," cetus Mignon.Rencananya untuk memperkenalkan produk Indonesia, IFCCI akan menggelar acara pameran produk dan perusahaan asal Indonesia di tiga kota besar Prancis tahun 2007.
(ir/)











































