Facebook dan Instagram Guyur 'Bonus' Rp 14 T buat Content Creator

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 15 Jul 2021 09:35 WIB
Facebook Akan Akhiri Pemblokiran Situs Berita Australia Setelah Mencapai Kesepakatan
Foto: ABC Australia
Jakarta -

Perusahaan layanan jejaring sosial asal Amerika Serikat (AS), Facebook, akan berinvestasi sebesar US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14,5 triliun (kurs Rp 14.500/dolar AS) untuk para pembuat konten/content creator di platform sosial media mereka.

Melansir Reuters, Kamis (15/7/2021), investasi tersebut akan mencakup program bonus untuk membayar para pembuat konten yang mencapai tingkatan tertentu pada aplikasinya, Facebook dan Instagram, hingga akhir 2022 mendatang. Dengan kata lain, Facebook dan Instagram berencana untuk menggunakan sebagian besar dana senilai Rp 14,5 T tersebut untuk menstimulus para pembuat konten di platform mereka.

Facebook mengatakan bahwa rencananya ini bertujuan untuk memberi penghargaan kepada para pembuat konten, terutama mereka yang baru memulai. Namun seperti yang sudah diketahui kalau sebenarnya hal semacam ini dilakukan oleh Facebook dan Instagram guna merayu para pembuat konten dengan banyak pengikut, sehingga mereka (para content creator) ingin menggunakan platform tersebut dan membawa penggemar mereka sebagai pengguna aplikasi.

Strategi semacam ini merupakan strategi yang sering digunakan oleh platform sosial media lain seperti YouTube dan aplikasi video pendek TikTok.

Sebelumnya, TikTok telah berkomitmen untuk menghabiskan dana sebesar US$ 2 miliar atau sekitar Rp 29 triliun untuk mendukung pembuat konten selama tiga tahun.

Selain itu ada juga platform sosial media Snapchat yang biasa membayar para pembuat konten sebesar US$ 1 juta atau sekitar Rp 14,5 miliar per harinya untuk memposting video pendek populer di platformnya dan mengatakan masih mendistribusikan jutaan dolar per bulannya untuk mendukung para pembuat konten melalui program Spotlight-nya.

(eds/eds)