Sindiran Susi ke Luhut soal Kasus COVID-19: Katanya Kemarin Terkendali

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 15 Jul 2021 18:39 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjelaskan sikap dan pandangan kementrian yang ia pimpin terkait reklamasi pantai Jakarta Utara, Jumat (15/4/2016). Ia mengajak seluruh stakeholder untuk duduk bersama dan mengambil keputusan terbaik mengenai reklamasi tersebut. (Ari Saputra/detikcom)
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali menyindir Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Sindirannya kali ini mengenai laju kasus COVID-19 di Tanah Air yang disebut Luhut kini tak terkendali.

"Katanya kemarin terkendali," cuit Susi di akun Twitter resmi @susipudjiastuti, Kamis (15/7/2021).

Sindiran itu merujuk kepada pernyataan Luhut yang sebelumnya sempat menyatakan bahwa kasus COVID-19 di Indonesia terkendali. Bahkan Luhut mengatakan jika ada pihak yang tak sepakat, Luhut siap menyodorkan data bahwa situasi COVID-19 di Indonesia terkendali.

"Jadi kalau ada yang berbicara bahwa tidak terkendali keadaannya, sangat-sangat terkendali. Jadi yang bicara tidak terkendali itu bisa datang ke saya, nanti saya tunjukin ke mukanya bahwa kita terkendali, jadi semua kita laksanakan," kata Luhut, Senin lalu.

Namun, hari ini Luhut menyebut laju kasus COVID-19 varian delta saat ini tidak terkendali. Saat ini disebutnya sudah mendominasi Pulau Jawa jauh lebih dahsyat dari varian sebelumnya, yakni Alpha.

"Nah ini saya mohon supaya kita paham, bahwa varian Delta ini varian yang tidak bisa dikendalikan," kata Luhut dalam konferensi pers virtual.

Menurut studi, lanjut Luhut menyatakan varian Delta 6 kali lebih menular dari varian Alpha.

"Varian Delta ini, menurut yang saya baca, itu lebih hampir atau sekitar 6 kali lebih cepat dari varian alpha. Atau PSBB 1 dengan PSBB 2," kata dia.

"Ini dari studi yang saya tahu apakah 5 kali atau 6 kali tergantung siapa yang meneliti, tapi yang jelas jauh lebih dahsyat dari varian Alpha yang sebelumnya," imbuh Luhut.

Lihat juga video 'Pemerintah Sudah Minta Tolong Bantuan Dunia Atasi Pandemi Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(dna/dna)